Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Prospek Kerja Lulusan Farmasi

Lulusan Farmasi

Sekarang ini jurusan farmasi mulai bermuncul di beberapa universitas maupun politeknik kesehatan. Karena prospek kerja lulusan farmasi ini cukup banyak dibutuhkan. Jadi buat kamu yang memang tertarik untuk mengenyam pendidikan di jurusan farmasi tidak perlu ragu lagi.

Ya sebenarnya sih semua jurusan itu bagus prospek kerjanya, hanya saja memang kadang kebutuhan industri di Indonesia yang belum siap dengan lulusan yang ada. Nah kalau jurusan farmasi ini termasuk jurusan yang yang memiliki prospek yang bagus. Entah mengapa kalau di bidang kesehatan pasti prospeknya bagus.

Buat yang belum tahu, jurusan farmasi ini merupakan jurusan yang fokus mempelajari bidang obat-obatan. Tapi tentunya juga akan mempelajari tentang ilmu kedokteran sebagai ilmu pendukungnya dan juga masalah agrikultur yang nantinya bisa dijadikan bahan untuk bekal mempelajari tanaman obat.

Jadi sebenarnya tidak hanya fokus pada obat kimia saja, tetapi juga bagaimana agar bisa menciptakan obat dari tanaman atau yang biasa kita sebuat obat herbal.

Nah karena dalam proses pendidikan mempelajari banyak hal, seperti ilmu kedokteran, agrikultur, dan obat-obatan itu sendiri, maka lulusan jurusan farmasi ini akan memiliki wawasan yang cukup luas. Sehingga prospek kerjanya pun juga semakin lebar.

Lulusan Farmasi

Lulusan Farmasi Tidak Hanya Jadi Apoteker

Yang ada dibenak banyak orang adalah lulusan farmasi itu nanti outputnya ya jadi apoteker. Iya itu benar, tetapi tidak hanya bisa jadi apoteker saja. Seperti yang sudah disinggung tadi, bahwa prospek kerjanya itu luas.

Selain apoteker, juga bisa jadi tenaga medis atau bisa juga bekerja di lingkup :

  • Pemerintahan, bekerja di departemen kesehatan, puskesmas, atau di BPOM (Badan Pengawas Obat & Makanan). Tentu di bidang kerja yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya.
  • Akademisi, bisa bekerja sebagai dosen atau trainer yang fokus di bidang pelatihan atau seminar tentang obat-obatan.
  • Tenaga medis, bisa bekerja di rumah sakit bagian layanan obat atau di instansi-instansi yang melayani masalah obat-obatan.
  • Industri Obat, bisa bekerja sebagai Quality Control di sebuah perusahaan / industri obat, kosmetik, makanan atau jamu dan sejenisnya.

Jadi lulusan jurusan farmasi itu sangat luas lingkup kerjanya, tidak hanya kerja di apotek jadi apoteker.

Kalau pun mau bekerja secara mandiri atau berwirausaha juga sangat bisa.

Yakni dengan membuka bisnis apotek atau toko herbal sendiri bahkan dengan produk sendiri. Tentu kalau ingin seperti ini perlu memiliki legalitasnya. Kalau ingin membuka apotek, nanti perlu kuliah lagi di jurusan Apoteker, agar nanti bisa mengucap janji apoteker dan bisa mengurus izin pendirian apotek.

Baca juga : Lowongan Kerja BPJS Kesehatan PTT Khusus Untuk Difabel

Harus Fokus Belajar

Meskipun prospek kerjanya luas, tetapi ketika kamu belajar di jurusan ini perlu fokus dan serius. Agar ilmu yang didapatkan benar-benar bisa membuat kamu memiliki wawasan yang luas di bidang ini.

Sehingga ketika lulus nanti kamu tidak hanya akan berharap pada pekerjaan jadi apoteker saja, tetapi juga bisa bekerja di lingkup kerja lainnya. Apalagi jika kamu ingin memiliki usaha apotek sendiri. Atau bahkan kamu bisa menciptakan produk obat atau jamu sendiri.

Baca Artikel Lainnya :


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.