Apakah Tugas Fundraiser Hanya Menggalang Dana? Baca ini!

Fundraiser adalah orang atau lembaga yang melakukan penggalangan dana. Tugas Fundraiser tidaklah mudah karena mengemban tanggung jawab yang besar.  Ada target yang harus dicapai dan juga konsekuensi bila donasi yang diinginkan tidak dapat dipenuhi. Itulah sebabnya mengapa tugasnya terbilang berat dan tidak sembarang orang atau lembaga dapat melakukannya. 

Beberapa Tugas Fundraiser Yang Perlu Anda Ketahui

Tugas Fundraiser

Sosok terkenal atau lembaga kenamaan kerap jadi pilihan untuk menggalangkan dana. Khususnya mereka dengan reputasi baik dan terkenal. Hal ini perlu untuk menarik simpati orang untuk melakukan donasi. Bisa karena sosok yang mensosialisasikannya atau tujuan mulia di belakangnya. Berikut adalah beberapa tujuan fundraiser dalam melakukan pengumpulan dana. 

1. Menghimpun dana

Alasan utama fundraiser melakukan tugasnya adalah tentu untuk mendapatkan dana. Tanpa ada uang atau jasa yang terkumpul, maka aktivitas fundraising gagal dan tidak berhasil. Oleh karena itu, perencanaan sangat penting untuk menjadi awal rencana yang bisa fundraiser lakukan untuk bisa mencapai tujuannya. 

Dana yang perlu dikumpulkan umumnya berupa uang. Tapi bisa juga berupa barang atau jasa dengan nilai material tertentu. Penggalangan dana juga perlu menyesuaikan dengan tujuan dan target market. Dengan demikian, tujuan dari pengumpulan dana bisa tercapai sesuai dengan keinginan. 

Kalau tidak ada dana yang terkumpul, maka tujuan lain dari tugas yang diemban oleh fundraiser juga tidak dapat tercapai. Oleh karena itu, mendapatkan dana adalah tugas paling penting dan kadang kala satu-satunya tugas yang harus fundraiser tunaikan. 

2. Menghimpun Donatur

Pernahkah Anda mendatangi acara penggalangan dana? Di sana akan datang para undangan yang menjadi calon donatur. Sering kali, acara yang sudah sering dilakukan, memiliki donatur loyal yang terus – menerus melakukan donasi pada acara yang didukungnya. 

Ini adalah cara umum fundraiser lakukan untuk dapat memperoleh dana dalam jumlah besar pada waktu singkat. Tugas dari fundraiser adalah mengadakan acara, mengumpulkan donatur dan membujuk mereka untuk memberikan bantuan baik berupa dana, barang atau jasa. 

Jadi, ada dua hal yang menjadi tujuannya. Mengadakan acara yang didatangi oleh banyak donatur. Selain itu, tugasnya adalah memastikan para donatur berkontribusi pada acara yang terlaksana. Lembaga fundraising kerap memakai data untuk mendekati semua donatur potensial yang berminat dengan acara dan tujuan penggalangan dana. 

3. Menghimpun Dukung

Penggalangan dana adalah acara atau kegiatan untuk membuat orang lain berpartisipasi. Aktivitas tersebut kerap dilakukan dengan skala besar sehingga masuk berita. Tugas fundraiser adalah memastikan adanya dukungan dengan peliputan acara. Hal ini bukan semata untuk mendapatkan dana atau kontribusi donatur saja. 

Baca juga :   Era Baru dalam Mencari Kerja, Sudahkah Anda Beradaptasi?

Tujuan lain bisa mencari dukungan positif. Pemberitaan yang baik juga merupakan hal positif yang dapat membuat kegiatan penggalangan dana mendapat reaksi baik dari orang – orang terkait dan juga masyarakat luas. Jadi, kesan positif akan membuat orang bersimpati dan berminat untuk melakukan donasi. 

4. Membangun Citra Positif

Secara langsung maupun tidak langsung, lembaga yang melakukan penggalangan dana akan mendapatkan citra positif. Tentu alasan untuk melakukan acara pengumpulan dana juga perlu sejalan dengan visi dan misi lembaga. 

Acara seperti fundraising bisa menjadi momen terbaik untuk mensosialisasikan apa saja yang dilakukan oleh perusahaan dan mendapatkan opini baik dari masyarakat. Citra bersifat positif, tapi bisa juga berdampak negatif bila fundraiser tidak mengarahkan pemberitaan dan acara dengan efektif.

Baca juga : Perbedaan Tugas Marketing dan Branding

5. Menyenangkan Donatur

Kalau acara seperti ini dilaksanakan secara terus-menerus, maka tugas fundraiser jadi bertambah. Bukan hanya untuk mendapatkan dana atau dukungan donatur saja. Hal yang paling sulit adalah mempertahankan donatur yang sudah lama mendukung aktivitas yang selalu dilakukan. Membuat mereka puas dengan acara, mengetahui kalau lembaga memakai dana yang diberikan dengan baik adalah tugas berat yang perlu ditanggung oleh fundraiser. 

Hal ini mencapai bagian yang menentukan keberhasilan acara. Kalau donatur puas dengan hasil pendanaan sebelumnya, mereka akan tidak segan berpartisipasi pada acara berikutnya. Bisa jadi, mereka bahkan merekomendasikan orang lain untuk ikut memberikan donasi. 

Pengaruh dari kepuasaan para donatur memiliki dampak yang panjang. Kalau mendapatkan feedback yang positif, hasilnya juga bisa baik. Begitu pula sebaliknya, kalau hasil penggalangan dana buruk maka hasilnya juga bisa berakibat fatal untuk keberlangsungan pendanaan dan juga penyelenggaranya. Oleh karena itu, pastikan donatur mendapatkan perlakuan terbaik agar senantiasa bisa memberikan dukungan terbaik pada acara fundraising yang dilakukan.

Itu beberapa tugas fundraiser dalam mencapai tujuannya. Untuk dapat menyelesaikan tugas untuk mengumpulkan dana, maka perlu mengetahui apa saja tugas yang perlu fundraiser lakukan. Dengan demikian, semua tujuan dapat tercapai sesuai dengan ekspektasi dan kapasitas fundraiser. Baik berupa perorangan, kelompok atau individu, tiap pelaku memiliki kemampuan untuk menggerakan orang lain untuk mengikuti saran dan rekomendasinya.

Baca Artikel Lainnya :


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.