Resign
(c) http://www.hrmasia.com/

Tips Resign Dari Perusahaan Dengan Tenang

Terkadang, dikarenakan sebuah kondisi, baik saya maupun Anda harus berada pada posisi harus meninggalkan pekerjaan yang sedang Anda jalani, atau dengan kata lain resign. Mungkin bagi beberapa orang meninggalkan pekerjaan bukanlah sebuah pilihan yang tepat. Namun jika tidak ada pintu lain, maka mau tidak mau, suka tidak suka keputusan resign tetap harus diambil dan dijalani.

Ketika resign, dapat dipastikan seorang karyawan pasti akan meninggalkan tugas-tugas yang belum terselesaikan. Dan seringkali juga menjadi beban rasa bersalah ketika sudah tiba waktu Anda untuk resign, namun tugas dan tanggung jawab Anda belum terselesaikan. Tentu untuk menghindari hal tersebut, Anda harus mempersiapkan beberapa hal agar Anda dapat resign dengan tenang. Berikut beberapa persiapan yang perlu Anda lakukan sebelum resign:

Komunikasikan Rencana Resign Anda Minimal 1 Bulan Sebelum Hari H

Sekuat-kuatnya keinginan resign yang muncul dari dalam diri Anda, tetap berusahalah untuk profesional. Mengutarakan rencana resign Anda kepada atasan dan rekan kerja satu tim minimal 1 bulan sebelumnya. Mengapa, tentu saja agar segala sesuatunya dapat dipersiapkan dengan baik mulai dari mencari pengganti Anda, serah terima tugas, hingga urusan administrasi yang harus diselesaikan ketika Anda resign nantinya. Jangan melakukan resign secara dadakan, karena hal tersebut akan berpengaruh terhadap reputasi Anda nantinya.

Lakukan Pembagian Tugas dengan Rekan Anda

Tentu saja hari-hari mendekati Anda resign, Anda harus sudah mempersiapkan pembagian tugas dengan rekan Anda. Terutama jika tugas yang Anda kerjakan sifatnya urgent dan harus terselesaikan. Anda bisa membuat catatan file serah terima dalam bentuk tabel yang terdiri atas jenis tugas, nama rekan yang diamanati, dan progress pengerjaan. Dengan demikian, Anda tidak perlu mengkhawatirkan akan muncul permasalahan setelah Anda resign.

Lakukan Serah Terima dengan Pengganti Anda

Setelah melakukan pembagian tugas, dan list yang Anda buat adakan meeting untuk melakukan prosesi serah terima. Apabila sudah ada pengganti Anda, berikan secara rinci dan detail apa saja yang harus dikerjakan dan diselesaikan oleh pengganti Anda tersebut. Pastikan bahwa Ia mengerti dan memahami dengan jelas apa saja yang harus dikerjakan dengan cepat. Namun demikian, apabila belum ada pengganti Anda, maka sebagai alternatif Anda dapat melakukan serah terima kepada rekan satu tim Anda. Tentu saja dengan persetujuan dari atasan.

Komunikasikan Tanggung Jawab yang Belum Terselesaikan

Hal terakhir yang paling penting adalah mengkomunikasikan tanggung jawab yang belum terselesaikan kepada pihak-pihak terkait. Tentu saja hal ini rentan muncul permasalahan baru setelah Anda resign. Sehingga komunikasi terkait perubahan rencana, penanggung jawab pengganti, hingga perkembangan tanggung jawab tersebut sudah harus Anda komunikasikan kepada pihak-pihak terkait termasuk atasan. Sehingga, semua dapat dikendalikan dengan baik meskipun tanpa kehadiran Anda lagi di posisi tersebut.

Baca juga: Ingin Resign? Tips Mencari Kerja Baru Ini Akan Membantu Anda

Menerapkan profesionalitas dalam bekerja merupakan hal penting. Anda bergabung dengan cara profesional, tentu saja ketika Anda memutuskan untuk meninggalkan perusahaan juga harus dengan cara yang profesional. Jangan gegabah dalam mengambil keputusan, dan pastikan semua yang Anda lakukan atas dasar logika, bukan emosi yang lebih dominan. Be happy and good luck…

S Adi Firmansyah

S Adi Firmansyah

Creative Blogger. Ingin sharing pengalaman profesi kerja kamu? Bisa dikirimkan sekarang juga di sini Kirim Artikel Sekarang!

Website - - Twitter - Facebook - LinkedIn - IG

You may also like...