8 Tugas Apoteker di Rumah Sakit yang Jarang Orang Tahu

Tugas apoteker di rumah sakit tentu berkaitan dengan profesinya dalam bidang farmasi. Apoteker bisa bekerja di Apotek atau membuka praktik sendiri. Apotek juga bisa bekerja di Rumah Sakit dan menjadi bagian dari tempat layanan kesehatan tersebut sesuai dengan kapasitas dan keahliannya. 

Ketahui Apa Saja Tugas Apoteker di Rumah Sakit

Tugas Apoteker Rumah Sakit

Tugas utama seorang Apoteker adalah membuatkan resep obat kepada pasien. Merekalah yang bertanggung jawab untuk obat-obatan yang diresepkan dokter pada pasiennya. Kalau bekerja di Rumah Sakit, tanggung jawab Apoteker jadi lebih banyak dan beragam. Berikut adalah beberapa tugas Apoteker di Rumah Sakit yang perlu Anda ketahui. 

1. Bagian Layanan Rumah Sakit 

Rumah Sakit tentu ingin memberikan layanan terbaik untuk para pasiennya. Salah satunya adalah memastikan kalau semua kebutuhan pasien dan keluarganya bisa dipenuhi dalam Rumah Sakit. Keberadaannya menjadi bagian dari pelayanan Rumah Sakit pada pasien. 

Kalau memiliki Apotek sendiri, maka pasien tidak perlu mencari obat ke Apotek lain yang tidak ada hubungan dengan Rumah Sakit. Keluarga pasien juga dimudahkan mendapat akses pada obat-obatan yang diberikan oleh dokter sesuai dengan diagnosanya. 

2. Pengawasan Pembuatan Obat-Obatan

Apoteker dapat meracik obat karena memang sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Dengan demikian, resep dokter yang bekerja di Rumah Sakit, bisa dibuat oleh Apotek yang berada di Rumah Sakit yang sama. 

Pembuatan obat bisa diawasi sesuai dengan kompetensi Apoteker dan juga dinaungi oleh Rumah Sakit yang membawahinya. Apotek mendapatkan pelanggan yang pasti dan Rumah Sakit juga bisa mengawasi pembuatan obat agar selalu sesuai dengan instruksi dokter dalam Rumah Sakit. 

3. Distribusi Obat

Tugas Apoteker di Rumah Sakit juga termasuk distribusi obat pada pasien yang membutuhkannya. Apoteker akan lebih mudah menerima resep dokter, meracik dan juga memberikannya pada pasien yang termasuk dalam pelayanan rumah sakit. 

Apotek juga bisa memverifikasi pemakaian obat pada dokter karena berada dalam satu kesatuan Rumah Sakit yang sama. Informasi mengenai suplai obat juga bisa lebih cepat diinformasikan pada dokter dan pihak terkait lainnya. Jadi tidak ada kendala berarti dalam hal penyebaran obat dan juga kesediaannya.

Baca juga : Tanggung Jawab dan Tugas Asisten Apoteker

4. Memastikan Kualitas Obat 

Apoteker juga bertanggung jawab untuk memberikan obat yang bagus sesuai dengan resep dokter. Jadi, sudah menjadi keharusan bagi Apoteker untuk memeriksa kadaluwarsa dari tiap kemasan obat yang dijual di Apotek. 

Baca juga :   Dear Bos, Aku Ingin Naik Gaji Bukan Untuk Ego Ku Sendiri, Ada Sisi Lain Yang Harus Ku Penuhi

Salah satu tugas Apoteker termasuk melakukan seleksi obat-obatan sehingga tidak lalai memberikan obat pada pasien. Pemeriksaan kadaluwarsa dan kebersihan obat adalah salah satu tugas Apoteker, dimanau mereka mengabdi. Apoteker juga perlu menjelaskan tentang obat bila ada pasien yang memiliki keluhan mengenai obat yang dikonsumsinya. 

5. Pembukuan

Apoteker bukan hanya meracik dan mendistribusikan obat saja. Obat yang masuk dan keluar juga perlu dicatat dengan baik. Dengan demikian, pihak Rumah Sakit bisa tahu tentang kesediaan obat, kapan melakukan pembelian dan menghitung stok obat yang ada. 

Rumah Sakit berarti pengadaan obat dan pendistribusiannya lebih besar. Jadi, pembukuan Apoteker harus rapi agar bisa layak untuk dilaporkan bila sewaktu-waktu pihak Rumah Sakit perlu melakukan pengawasan dadakan atau pemantauan sesuai dengan jadwal. 

6. Merawat Fasilitas Apotek

Apoteker bukan hanya bekerja di Rumah Sakit, mereka juga memiliki tugas lain seperti menjaga fasilitas yang dimiliki Apotek Rumah Sakit. Pemeliharaan obat-obatan, tempat obat, lab meracik obat juga perlu diperhatikan kebersihannya sehingga bisa dipakai untuk waktu lama dan awet. 

Kalau fasilitas Apotek terpelihara dengan baik maka Apoteker dapat mengerjakan tugasnya dengan optimal. Dengan demikian, pelayanan pasien bisa dilakukan dengan baik. 

7. Pendidikan Atau Training

Tugas Apoteker di Rumah Sakit termasuk partisipasi dalam pendidikan dan pelatihan. Jadi, kalau Rumah Sakit mengadakan pelatihan, Apoteker bisa berkontribusi dan menjadi pengajar, khususnya untuk materi farmasi dan obat-obatan. 

Apoteker bersama Rumah Sakit bisa memberikan layanan pendidikan atau training pada perawat atau dokter. Dengan demikian, mengetahui semua orang yang ada di Rumah Sakit bisa lebih teredukasi, khususnya untuk masalah obat-obatan. 

8. Sumber Informasi Obat 

Apoteker bertugas bukan hanya dalam membuat obat, tapi juga membuat rekomendasi pada dokter dan perawat sesuai dengan pengetahuannya. Jadi, semua pihak saling membantu pasien untuk mendapatkan perawatan kesehatan paling optimal. 

Tugas Apoteker di Rumah Sakit juga menjadi konsultan khususnya mengenai berbagai jenis obat. Karena sesuai dengan latar belakang pendidikannya, maka pihak Rumah Sakit dapat memanfaatkan pengetahuan dan ilmu Apoteker agar bisa merekomendasikan obat yang paling baik bagi pasien. 

Demikianlah penjabaran beberapa tugas Apoteker di Rumah Sakit. Karena menjadi bagian dari tempat layanan kesehatan, maka tugasnya juga berkaitan dengan layanan Rumah Sakit. Selain tugas umumnya, seorang Apoteker juga perlu bekerja sama dengan bagian lain dari Rumah Sakit untuk memberikan layanan menyeluruh yang maksimal.

Baca Artikel Lainnya :


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.