Dapat Tawaran Kerja Job Desc Banyak Tapi Gaji Kecil, Gimana Dong?

Tawaran Kerja Gaji Kecil

Biasanya kalau dapat tawaran kerja itu hal yang akan ditanyakan adalah job desc nya apa saja, tanggung jawab kerjanya ngapain aja, terus kalau yang nawarin orang deket biasanya langsung ditembak gajinya berapa. Wajar sih kalau tanya seperti itu, karena kita juga nggak mau asal masuk dalam pekerjaan itu tapi pada akhirnya malah menyesal.

Kan lebih baik tanya-tanya dulu. Ini berlaku juga ketika kita sedang melamar kerja dan dapat panggilan interview. Nah di momen interview inilah waktu yang tepat untuk saling tahu. Interview itu bukan hanya momen untuk perusahaan lebih mengenal kita tapi juga agar kita mengenal bagaimana perusahaannya dan tentunya tugas kerja kita nanti.

Dan di interview biasanya juga akan ditanya, Pengen gaji berapa?

Tawaran Kerja Gaji Kecil

Kadang ada yang memang langsung menjawabnya dengan nominal tertentu tapi kadang ada yang juga menjawabnya bertele-tele supaya nggak disangka hanya mengejar gaji saja. Padahal ini normal.

Kemudian dapatkan informasi kalau kita bakal diberikan gaji mulai dari sekian juta dulu. Tapi pas kita tanya job descnya nanti apa saja, ternyata sangat banyak. Sehingga gaji yang ditawarkan itu kurang worth it untuk sebuah job desc tersebut.

Akhirnya sebagai pelamar kerja akan ada dua pilihan, menerima pekerjaan itu meskipun dengan gaji kecil atau menolaknya dan harus mencari lowongan kerja baru.

Dilema…pasti.

Businessman throwing away report into trash

Kalau kita punya skill dan pengalaman yang mumpuni sih biasanya akan langsung ditolak. Karena percaya di luar sana masih banyak perusahaan yang mau menerimanya dengan memberikan gaji yang lebih tinggi. Tapi kalau kemampuan pas-pasan dan takut nanti sulit dapat panggilan kerja lagi?

Solusinya adalah nego.

Yang pertama adalah Nego Gaji. Dari hasil ngobrol-ngobrol dengan HRD tentang apa deskripsi pekerjaannya yang nanti bakal dilakukan dan tanggung jawab kerjanya apa saja, kita pasti sudah tahu batas kemampuan kita untuk job desc tersebut. Kita pun bisa nego-nego gaji lagi dengan landasan job descnya banyak dan full skill. Sehingga dengan gaji yang lebih naik lagi akan bisa selaras dengan job desc yang diberikan.

Pertimbangan seperti ini kadang bisa dimaklumi dibanding nego gaji dengan pertimbangan kebutuhan hidup. Karena masalah kebutuhan hidup ini sebenarnya sudah final. Kan ada UMP/UMK, dimana dalam penetapannya sudah dikaji sesuai kebutuhan hidup manusia dalam 1 bulan di daerah tersebut.

Nego Job Desc

Yang kedua adalah Nego Job Desc. Ini sih jarang dilakukan oleh calon pegawai yang sedang interview. Kalau memang dirasa job descnya banyak dan gaji yang ditawarkan kecil tetapi tetap ingin bekerja di perusahaan itu, coba saja nego job desc. Mintanya kepada HR atau orang yang interview kamu kalau bisa job desc dikurangi. Tidak apa gaji segitu tetapi job desc dikurangi.

Misalnya saja untuk profesi IT Support, nah profesi ini kadang banyak sekali job descnya. Bahkan kadang ada yang diluar bidang IT. Tapi gaji yang ditawarkan tidak seberapa. Coba saja nego untuk mengurangi job desc dan memfokuskan beberapa job desc saja.

Baca juga yah : Mengapa Lowongan Staf IT Memberikan Job Desc yang Banyak?

Supaya lebih menyakinkan, katakan kalau pengurangan job desc ini bersifat sementara. Sembari nanti kamu adaptasi dengan lingkungan kerja baru, jika sudah nyaman dan tahu sistem kerjanya job desc bisa ditambah, dengan catatan juga ada penambahan gaji.

Tentu ini juga perlu dilandasi dengan performa kinerja kamu selama beberapa bulan bekerja di perusahaan tersebut. Kalau kinerja bagus, biasanya akan dipertimbangkan.

***

Jadi kalau dapat tawaran kerja dengan gaji kecil, jangan berkecil hati dulu. Kamu bisa kok negoin lagi, sans aja.

Baca juga:

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Your email address will not be published. Required fields are marked *