Sesi Interview Kerja Jangan Lupa Tanyakan Ini ke HRD

Sesi Interview Kerja

Tanyakan ini ke HRD saat sesi interview kerja, supaya kamu tahu dengan jelas seperti apa perusahaan dan pekerjaan yang akan kamu lakukan nanti ketika diterima.

Banyak yang berpikir kalau interview kerja itu adalah sesi pihak perusahaan (HRD – Human Resource Development) untuk mengetahui secara detail tentang diri calon pegawai. Padahal sesi wawancara kerja itu ya momen dimana kedua belah pihak harus saling tahu. HRD mencari tahu informasi dari calon pegawainya, dan calon pegawai juga perlu tahu seperti apa perusahaannya itu.

Jadi tidak perlu takut untuk bertanya ke HRD tentang seluk beluk perusahaan maupun jabatan yang kamu lamar. Ya seperti orang mau nikah lah, harus saling kenal. Tidak bisa hanya dari sisi laki-lakinya saja yang perlu tahu si perempuan, tapi juga sebaliknya, ya kan.

Lalu apa yang harus ditanyakan ke pihak HRD/Pewawancara saat sesi interview kerja ini? Dan kapan sebaiknya bertanya?

Sesi Interview Kerja

Oke, pertama masalah waktu. Sebaiknya kamu bertanya-tanya ke HRD setelah pihak HRD bertanya banyak hal tentang diri kamu. Baru nanti di akhir sesi interview kerja, kamu menanyakan beberapa pertanyaan yang memang perlu ditanyakan. Jika kamu dipersilakan untuk bertanya itu tentu sangat bagus, tapi kalau tidak, mintalah izin dulu untuk menanyakan beberapa hal. Bilang saja kalau tujuannya hanya ingin tahu lebih jauh tentang pekerjaan yang akan kamu lakukan nanti.

Pertanyaan yang Perlu ditanyakan ke HRD saat Sesi Interview Kerja

Ada beberapa pertanyaan yang layak untuk ditanyakan. Karena tidak bisa kamu asal tanya saja, yang ada nanti malah jadi masalah atau penilaian buruk terhadap mu.

Berikut ini beberapa pertanyaannya :

1. Bagaimana alur tes penerimaan karyawan?

Tanyakan bagaimana alur tes penerimaan karyawan di perusahaan tersebut. Tujuannya untuk mengetahui seberapa mampu kamu akan melalui. Ini hanya sebatas tambahan informasi saja, kalau pun tidak dikasih tahu, ini juga tidak berpengaruh.

2. Bagaimana budaya kerja di perusahaan ini?

Agar kamu bisa cepat beradaptasi nantinya jika kamu diterima kerja, kamu harus menanyakan seperti apa budaya kerja di perusahaan tersebut. Ini sangat penting agar kamu bisa memposisikan diri nantinya sebagai karyawan baru.

Jadi minimal kamu sudah tahu apa yang harus kamu lakukan di awal-awal kerja nanti, kalau diterima. :)

3. Tanggung jawab atau proyek apa yang akan dikerjakan pertama kali?

Kamu juga perlu tahu tanggung jawab kerja atau proyek pertama apa yang nanti akan kamu kerjakan jika diterima di perusahaan ini. Paling tidak dengan menanyakan ini, kamu bisa mengukur kemampuanmu. Selain itu juga memastikan kalau job desc nya sesuai dengan yang telah dijelaskan.

4. Apakah ada masa orientasi atau training? Dan berapa lama?

Tanyakan juga apakah jika nanti kamu diterima, bisa langsung bekerja normal atau perlu ada masa orientasi atau training dulu dari perusahaan. Dan kalau ada, tanyakan berapa lama.

Dari pertanyaan ini kamu nanti mungkin bisa nego-nego lagi kalau masa training terlalu lama atau ada yang tidak sesuai.

Tapi kalau kamu tidak ada masalah, it’s ok. Jadi ini informasi saja untuk kamu.

5. Ada berapa karyawan di divisi ini?

Kalau kamu nantinya di tempatkan di divisi tertentu, tanyakan juga jumlah karyawan yang ada di divisi tersebut. Tujuan menanyakan ini agar nanti tahu gambaran kerjanya terlebih soal team work.

Apalagi kalau kamu orangnya susah bekerja dalam tim, ini perlu penyesuaian. Paling tidak kamu tahu jumlah karyawan yang ada di sana.

6. Sesi Interview Kerja : Apakah ada bonus?

Kamu juga berhak menanyakan masalah penghasilan. Selain gaji pokok yang harus kamu tahu, masalah bonus dari perusahaan juga harus ditanyakan. Kalau memang ada bonus dari perusahaan, bagaimana sistem pembagiannya.

Kadang ada bonus yang diberikan karena karyawan telah memenuhi target, ada juga karena perusahaan mendapatkan omzet yang melebihi target.

7. Sesi Interview Kerja : Tunjangan apa saja yang diberikan?

Selain bonus, perihal tunjangan juga harus ditanyakan. Misalnya saja ada tunjangan keluarga, tunjangan makan, tunjangan transportasi, tunjangan kesehatan, dll.

Masing-masing perusahaan bahkan jabatan kerja pasti ada yang berbeda. Jadi khusus untuk profesi kamu coba tanyakan apa saja tunjangan yang akan didapatkan.

Baca juga : Kriteria CV Yang Tidak Diinginkan HRD

Menanyakan bonus, tunjangan, seperti ini bukanlah hal yang memalukan. Ini wajar. Karena agar kamu tahu berapa total penghasilan yang nanti kamu dapatkan. Sehingga kamu bisa kalkulasikan sesuai dengan kebutuhan hidup kamu. Apalagi kalau kamu seorang perantau, maka mengetahui besaran penghasilan adalah hal wajar. Jelaskan saja nanti kepada pihak HRD.

Itu beberapa pertanyaan kepada HRD saat interview kerja. Silakan nanti diolah sendiri dengan gaya bahasa kamu, tidak harus pakai bahasa baku seperti di atas. Intinya mah seperti itu. Selebihnya tinggal menyesuaikan situasi dan kondisi saat interview nanti. Semoga berhasil!

Sumber : https://www.instagram.com/p/CFRAUnTjSGc/

Baca Artikel Lainnya :


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.