Haters di Kantor

Punya Haters di Kantor? Begini Cara Menghadapinya

RuangPegawai.om – Pasti ada lah diantaranya Anda yang punya ‘haters’ di lingkungan kantor. Biasanya sih sesama rekan kerja. Bermula dari beda pendapat hingga iri karena punya gaji yang tinggi, padahal posisi sama.

Yah, namanya juga manusia, tempatnya luput dan salah…

Tapi, Anda sebagai pegawai yang hebat harus punya cara hebat pula untuk menghadapi haters. Iya sih, kadang haters itu memang bikin kepala cepet panas, hati bikin dongkol, dan pada akhirnya kerjaan nggak fokus.

Tenang…tenang…sebagai pegawai yang hebat, Anda tak boleh seperti itu. Jangan sampai karir Anda menurun karena hanya terpicu sensasi para haters.

Cara menghadapi haters di kantor harus dihadapi dengan otak yang cerdas, bukan otot. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

Berbohong Memang Tak Baik, Tapi Demi Haters Bolehlah

Bohong Dengan Rekan Kerja

Saya tahu bohong itu tidak baik, dan saya tidak menyuruh Anda untuk berbohong. Tapi, karena ini masalahnya dengan haters yang ada di kantor, maka bolehlah di coba berbohong dengan haters. Karena jujur dengan haters justru bisa memperkeruh suasana.

Misalnya…

“Eh kamu…kemeja kerja mu itu jelek banget sih? // Kok kamu gendutan sih? // Aduh, jangan bicara gitu ah, basi!”

Itu contoh saja, itu jujur, tapi tahukah? kalau pernyataan itu justru bisa membuat suasana semakin keruh.

Lalu bagaimana? Ya, caranya harus berbohong. Tapi bohong yang untuk menciptakan suasana baik dan disampaikan dengan cara baik. Misalnya dengan memuji haters, menyapanya dengan senyum ramah.

Iya sih kadang itu bikin nggak rela, tapi cobalah untuk melakukan itu ke haters. Lama-lama haters akan bersimpatik dengan Anda. Sebagai pegawai yang hebat, Anda harus yang memulainya, jauhkan dendam dan berikan senyuman.

Iya Sih Anda Yang Paling Hebat di Kantor, Tapi Cobalah Sekali-kali Minta Saran Dari Haters

Minta Pendapat

Urusan pekerjaan mungkin Anda memang jagonya. Anda tak ada luputnya, justru Anda yang selalu mengkoreksi kerjaan rekan-rekan. Tapi sekali-kali cobalah untuk meminta saran dan masukan pada haters. Sudah…jauhkan gengsi jika Anda tak mau berlama-lama terkurung dalam dunia hitam haters.

Jika ada proyek atau kerjaan yang berhubungan dengan haters, dekati dia dan mintalah sarannya. Cobalah untuk meminta koreksi kepada haters meskipun itu terkesan gila.

Tapi tenanglah, itu akan membuat haters menjadi dihidupkan, dia akan merasa berguna terlebih pada orang yang tidak disukainya. Di sini Anda juga bisa saling tukar pendapat, tapi ingat tetep jaga emosi. Jangan sampai pendapat yang beda malah bikin tambah sengsara.

Semua Usaha Sudah Dikerahkan, Setiap Omongan Cuma Dibiarkan, Maka Merenung Saja lah

Merenung

Nggak tau juga apa yang ada dipikiran haters, padahal kita sudah mencoba segala usaha untuk bisa dekat dan membangun sikap positif padanya, tapi kenyataannya mereka sama saja bahkan malah menjadi-jadi. Kalau sudah begitu ya lebih baik Anda merenung saja.

Merenung bukan bermaksud kalah. Karena ini bukan soal menang atau kalah. Merenung adalah cara terakhir yang justru akan membuat Anda menjadi pegawai yang lebih hebat.

“Benjamin Franklin pernah berkata bahwa musuh harusnya disayangi, karena mereka terus-menerus mengingatkan keburukanmu. Pujian dari teman-teman bisa membutakan, maka musuh ada untuk menunjukkan kekuranganmu.”

Ya, hidup di dunia ini memang tak selamanya manis. Harus ada pahitnya agar kita bisa mencoba untuk menghasilkan sesuatu yang lebih manis.

Begitu juga dengan adanya haters.

Mereka ada disekeliling kita untuk membuka kita lebih berjaya. Yang terpenting adalah kita jangan turut terbawa arus olehnya. Tetaplah menjadi pegawai yang baik hati kepada siapapun termasuk itu haters. Renungilah setiap apa yang dibenci oleh haters dari diri Anda, karena itu bisa menjadi koreksi berharga untuk Anda menjadi orang yang lebih bersahaja.

Tetaplah berpikir positif dan berbuat baiklah kepada siapa saja.

S Adi Firmansyah

S Adi Firmansyah

Creative Blogger. Ingin sharing pengalaman profesi kerja kamu? Bisa dikirimkan sekarang juga di sini Kirim Artikel Sekarang!

Website - - Twitter - Facebook - LinkedIn - IG

You may also like...