Alasan Klasik Tidak Mau Kerja Lembur Padahal Dapat Uang Lembur

Kerja Lembur

Jadi karyawan memang tidak selalu harus bekerja selama 8 jam kerja per hari. Ada kalanya pihak perusahaan membutuhkan waktu Anda lebih banyak lagi, yakni dengan kerja lembur. Banyak alasan, bisa karena produksi sedang tinggi atau bisa juga karena dikerja deadline dari klien.

Kerja lembur sudah menjadi hal wajar dalam perusahaan dan itu sah-sah saja, karena nanti juga akan mendapatkan uang lembur. Biasanya kerja lembur dilakukan setelah jam pulang kantor, atau disaat hari libur kerja.

Akan tetapi, meskipun kerja lembur ini mendapatkan uang lembur, ada saja karyawan yang tidak mau untuk mengambil lembur. Kecuali jika itu sifatnya wajib dari atasan, maka mau tidak mau harus mengambil lembur.

Kerja Lembur

Ada beberapa alasan klasik mengapa karyawan kadang tidak mau mengambil lembur meski nanti mendapatkan uang lembur. Berikut beberapa alasannya :

1. Capek

Badan sudah capek dan tidak sanggup untuk melanjutkan kerja di hari yang sama. Takutnya nanti kalau mengambil lembur malah akan merugikan perusahaan maupun diri sendiri. Dari sisi kerjaan nanti tidak bisa bekerja secara maksimal karena badan sudah capek dan tidak fokus.

Sedangkan dari sisi diri sendiri bisa saja nanti malah jatuh sakit karena kecapekan.

2. Sudah Ada Janjian

Kadang lemburan itu ada yang sifatnya mendadak. Sehingga kadang tidak bisa diambil karena sudah ada janjian atau agenda di waktu yang sama. Apalagi janjiannya tidak bisa ditunda, jadi mau tidak mau tidak mengambil jam lembur.

3. Ingin Family Time

Bekerja selama 8 jam merasa lama dan harus ada waktu untuk keluarga. Kadang alasan ingin berkumpul dengan keluarga membuat karyawan tidak mau mengambil jam lembur. Meskipun nanti mendapatkan tambahan penghasilan, tetapi ia merasa waktu bersama keluarga lebih berharga daripada penghasilan tambahan.

Baca juga : Yakin Nih Mau Membawa Pekerjaan ke Rumah?

4. Anti Lembur-Lembur Club

Badan tidak capek, tidak ada janjian di luar jam kerja, waktu untuk keluarga juga cukup, tetapi ada yang memang tidak mau mengambil lembur. Karyawan seperti ini biasanya mereka yang memang tidak menyukai jam kerja lembur.

Mereka menganggap kerja itu ya 8 jam per hari, setelah itu tidak ada. Mau dibayar berapapun untuk lembur, tidak akan diambil.

Baca juga : Anda Sering Lembur? Ini Bahayanya!


Nah kalau Anda sendiri kira-kira mau tidak mengambil lembur?

Similar Posts

  • Nikmatnya Kalau Punya Pasangan Satu Kantor

    Banyak cara yang bisa kamu lalukan untuk membuat semangat kerja semakin liar. Dengan modal semangat, tentunya berbagai masalah pekerjaan bisa diatasi dengan penuh kepercayaan. Pernah kah terpikirkan punya pasangan yang satu kantor sama kamu? Pertanyaan…

  • Tugas Manajer Penjualan & Kisaran Gajinya

    Profesi di bidang penjualan ini juga memiliki jenjang karier yang cukup baik, salah satu jenjang karier yang tinggi yaitu Manajer Penjualan. Tetapi untuk menjadi seorang Manajer Penjualan ini tidak bisa juga sembarangan. Harus bisa memenuhi…

  • Perbedaan Content Writer dengan Copywriter

    Profesi pekerjaan di bidang penulisan sekarang ini semakin beragam. Dan yang paling banyak dicari saat ini adalah Content Writer dan Copywriter. Eits, jangan sampai keliru ya, kedua profesi ini sepintas terlihat sama, tetapi sebenarnya tugasnya…

  • Tipe-tipe Pegawai yang Ada di Kantor

    Namanya juga manusia, pasti masing-masing punya karakter yang berbeda-beda. Saat di kantor pun juga demikian. Pasti akan ditemui tipe pegawai yang punya karakter yang berbeda-beda pula. Tetapi perbedaan itu jangan sampai membuat perpecahan, tetap saling…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *