Tugas Operator Produksi dan Tanggung Jawab Kerjanya

Tugas Operator Produksi

Tanggung Jawab dan Tugas Operator Produksi | Tiap bagian dari perusahaan memiliki tugas dan tanggung jawabnya masing-masing. Bagian utama yang menjadi tonggak sebuah usaha adalah bagian produksi. Penanggung jawab yang memastikan produksi berjalan sesuai rencana adalah tugas operator produksi.

Mulai dari perlengkapan mesin produksi, tenaga yang menjalankannya sampai pengendali kualitas produksi. Ada banyak hal yang menjadi tanggung jawab seorang operator produksi. Berikut adalah apa saja yang menjadi tugas operator produksi dari sebuah perusahaan. 

Tugas Operator Produksi
Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

1. Persiapan Bahan Produksi 

Tiap pekerjaan tentu diawali dengan persiapan. Ada briefing dan meeting untuk membahan berbagai keperluan produksi. Keefektifan dan kelancaran operasional sangat bergantung dengan saat semua operator berkumpul dan melakukan berbagai persiapan yang diperlukan. 

Semua bahan produksi perlu disiapkan. Mesin yang terkait perlu diperiksa dan dipastikan berfungsi dengan baik. Semua material dan alat yang dibutuhkan siap digunakan. Ada banyak hal yang perlu diperiksa dan dicek ulang sebelum mesin produksi dinyalakan. 

2. Mengoperasikan Mesin

Perusahaan yang memproduksi barang dapat meminimalisir penggunaan tenaga manusia. Ada mesin-mesin yang dapat mengoperasikan keseluruhan tahapan produksi dan mengurangi adanya kesalahan yang dilakukan oleh manusia. Namun tetap ada penggunaan Sumber Daya Manusia untuk bagian-bagian tertentu. 

Karyawan dibutuhkan hanya sebagai pengoperasi mesin. Mulai dari menghidupkan sampai mematikannya dibutuhkan jasa seorang operator produksi. Ini adalah tugas operator produksi yang paling krusial dalam perusahaan. 

3. Setting Program Mesin 

Tugas lain dari peraor produksi adalah melakukan setting tiap mesin sesuai penggunaannya. Karena produksi sering berjalan hampir 24 jam maka operator harus bergantian untuk menjalankannya. 

Mesin pun perlu melakukan pemeriksaan setiap bagiannya atau setting ulang karena ada saja kebutuhan untuk melakukan langkah ini. Pastikan operator produksi menguasai tiap mesin yang jadi tanggung jawabnya. 

4. Memonitor Kondisi Mesin Produksi

Tiap hari operator akan menyalakan mesin dan sesekali memantau. Operator akan memastikan tidak ada kendala dalam proses produksi dan tidak ada masalah dengan mesinnya. Bila ada masalah operator produksi yang akan lebih dahulu memeriksa dan mencari titik masalahnya. 

5. Menjaga Produktivitas

Tiap produksi memiliki target yang harus dicapai. Jadi memastikan baik bahan baku, mesin, karyawan dapat memenuhinya dalah tugas lain dari seorang operator produksi. Produktifitas perlu dijaga dalam alur yang lancar dan semua elemennya berfungsi dengan baik. 

6. Menjaga Kualitas Produksi

Bukan hanya berkutat dengan mesin saja. Tugas operator produksi juga termasuk hasil akhir yang diperoleh dari keseluruhan proses. Ada sebuah standarisasi untuk kualitas yang dapat meluluskan produk dari proses produksi. 

Operator produksi perlu memeriksa cacat, kesalahan dari produk atau ila hasil akhir tidak memenuhi standar mutu. Karena Ia bertanggung jawab untuk menjaga kualitas produksi agar semua barang yang keluar tidak ada yang reject. 

7. Membuat Laporan Produksi

Tugas akhir dari keseharian operator produksi adalah laporan produksi baik harian atau bulanan. Hal tersebut berkaitan langsung dengan informasi yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk mengevaluasi kinerja tiap bagian. 

Bagian produksi perlu melaporkan bahan yang digunakan tiap harinya dan berapa hasil produksi yang berhasil dibuat berdasarkan bahan-bahan tersebut. Laporan itulah yang dapat mengkalkulasikan adanya kesalahan hitunga atau kerugian dari tiap proses produksi. 

Baca juga : Alasan Klasik Tidak Mau Kerja Lembur Padahal Dapat Uang Lembur

Demikianlah beberapa tugas operator produksi yang mencangkup banyak tahapan setiap harinya. Karena tugas dan tanggung jawab yang penting dalam perusahaan ada banyak hal yang harus dikerjakan dalam kesehariannya. Pengetahuannya harus banyak, kesehatan fisiknya harus prima dan dapat mengkompilasi data produksi secara akurat. 

Baca Artikel Lainnya :


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jangan lupa centang bagian bawah agar mendapatkan notifikasi kalau pertanyaanmu sudah kami balas.