Syarat dan Tugas Content Writer yang Perlu Kamu Ketahui

Tugas Content Writer

Apakah kamu punya minat dalam hal menulis artikel? Dan apakah tertarik untuk bekerja sebagai Content Writer? Jika iya, pastikan kamu sudah tahu apa-apa saja tugas dari content writer termasuk syarat untuk menjadi seorang penulis artikel. Karena sekarang ini banyak sekali lowongan posisi content writer di berbagai perusahaan dan umumnya perusahaan yang tengah berkembang di ranah online.

Content Writer atau penulis konten dalam hal ini artikel, memang tengah banyak dicari. Kalau kamu cek beberapa situs lowongan pekerjaan dengan kata kunci ‘content writer‘, pasti banyak sekali lowongannya.

Mungkin beberapa di antara kamu akan sedikit bingung dengan posisi pekerjaan ini, karena ya memang profesi ini termasuk baru. Profesi ini muncul di tengah perkembangan dunia online dan menuntut adanya profesi ini yang bisa bertanggung jawab untuk mengelola website dari sisi kontennya.

Tugas Content Writer

Kalau kamu ingin bekerja sebagai content writer, maka perlu tahu apa saja tugas-tugasnya nanti. Secara umum, tugas seorang content writer adalah :

  • Mengelola distribusi konten (artikel) di website perusahaan. Sudah pasti perusahaan yang membuka lowongan kerja sebagai Content Writer, memiliki website. Nah, nanti tugas penulis artikel ini adalah melakukan update artikel rutin di website perusahaan. Jadi tugas utamanya ya menulis artikel di website tersebut. Biasanya website perusahaan ada kanal blog/artikel, nanti nanti disitulah tempat artikel dipublikasikan.
  • Mengisi deskripsi produk. Ini jika perusahaan memiliki toko online atau sejenisnya. Nanti tugasnya mengisi deskripsi-deskripsi produk yang akan ditampilkan di website.
  • Mengelola konten di media sosial. Meskipun sebenarnya untuk urusan ini ada profesinya sendiri (Social Media Specialist), tetapi kadang ada perusahaan yang juga memberikan job desc kepada Content Writer untuk memanage konten-konten di media sosialnya.
  • Membantu divisi lain terkait artikel. Selain itu kadang juga diminta untuk membantu memenuhi kebutuhan divisi lain yang terkait dengan artikel. Misalnya saja divisi desain grafis yang kadang sering butuh artikel atau tulisan untuk mendukung kebutuhan desainnya.
  • Melakukan riset. Seorang content writer juga perlu melakukan riset terhadap apa yang lagi tren maupun yang sedang banyak dicari orang. Kemudian dari hasil riset itu dituangkan dalam sebuah artikel yang mampu mendrive banyak orang untuk membacanya.

Kalau dilihat beberapa tugas di atas terlihat mudah, ya memang mudah. Tetapi job desc ini juga butuh ketelitian dan fokus yang tinggi.

Karena seorang content writer juga dituntut untuk mampu mencari konten yang fresh dan relevan untuk media website maupun media sosial perusahaan. Di sinilah dibutuhkan kreatifitas dari seorang content writer, bagaimana mengolah ide menjadi artikel yang menarik.

Tanggung Jawab Content Writer

Seorang content writer tidak hanya menulis saja, tetapi dibalik itu semua juga punya tanggung jawab yang besar diantaranya adalah :

  • Membangun branding perusahaan. Dari tulisan-tulisan yang dipublis, harapannya tentu untuk meningkatkan branding perusahaan. Artikel yang ditulis dapat mampu meningkatkan awareness dan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan
  • Meningkatkan kualitas SEO website perusahaan. Salah satu manfaat dari distribusi artikel di sebuah website/blog perusahaan adalah untuk meningkat kualitas SEO website perusahaan itu sendiri. Nah, di sini seorang penulis artikel juga mampu memiliki pengetahuan dasar soal SEO onpage.
  • Memonitor statistik artikel. Content writer juga harus bisa melihat statistik artikel yang dipublisnya, sehingga dari situ dapat melihat performa artikelnya untuk kemudian dibuatkan pembaharuannya

Baca juga : Ngulik Profesi SEO Specialist Bersama Meylisa Rahman

Profesi ini bisa dibilang mudah untuk dilakukan, asal punya keterampilan dalam hal menulis. Cuma memang dibutuhkan kreatifitas agar tulisan yang dihasilkan bisa maksimal.

Syarat menjadi Content Writer

Kalau bicara syarat, ada beberapa syarat teknis dan non teknis. Kita coba jelaskan dulu yang non teknis.

Untuk non teknis, calon pegawai di profesi ini bisa berlatar belakang pendidikan apapun, tidak harus yang berhubungan dengan Sastra/Ilmu Komunikasi. Banyak kok pegawai yang berprofesi ini punya latar belakang bermacam-macam. Karena yang penting punya keahlian dalam menulis.

Kemudian juga harus punya kreatifitas tinggi. Karena untuk menciptakan artikel-artikel yang menarik, butuh kreatifitas.

Untuk masalah teknis, tentunya seorang content writer harus punya keahlian dalam menulis yang sesuai dengan bidang perusahaan tersebut. Misalnya saja ada perusahaan komputer yang mencari content writer, sudah pasti nanti content writer harus bisa menulis artikel yang berhubungan dengan teknologi. Nah, kadang yang seperti ini pihak perusahaan mencari yang berlatar belakang pendidikan yang sesuai dengan perusahaannya. Misalnya saja jurusan IT.

Kemudian harus memiliki pengetahuan tentang SEO dasar, minimal SEO OnPage. Nah, ini yang jarang dimiliki oleh content writer. Syarat teknis lain juga paham tentang EYD, meskipun tidak terlalu sempurna, tetapi sangat diperlukan.

Meskipun nantinya disuruh menulis artikel-artikel Bahasa Indonesia, tetapi kadang ada yang mensyaratkan untuk paham English. Dan kami rasa ini memang perlu, karena seorang content writer juga perlu mengambil referensi bahan tulisannya dari artikel-artikel berbahasa Inggris, jadi mesti paham bahasa Inggris.

Biasanya pihak perusahaan akan suka dengan kandidat yang memiliki pengalaman dalam hal blogging. Jadi kalau kamu punya blog, dan blog kamu aktif, bisa dijadikan sebagai portfolio. Karena itu akan membantu kamu untuk dilirik perusahaan.

***

Kami rasa beberapa poin di atas sudah memenuhi syarat dan tugas content writer secara umum. Kalaupun ada yang lain mungkin tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan. Nah, bagi kamu yang memang ingin berprofesi sebagai content writer, kami sarankan tidak sekadar untuk mengasah kemampuan menulis saja, tetapi juga mempelajari bidang-bidang lain seperti SEO, bagaimana melakukan riset dan tentunya asah kemampuan Bahasa Inggris.

Selanjutnya, RuangPegawai akan memberikan beberapa tips seputar content writer ini. Jadi pastikan kamu subscribe blog ini agar mendapatkan update artikel terbaru. Kalau ada yang ingin ditanyakan, silakan tulis di kolom komentar.

Baca juga:

WhatsApp
Telegram

Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *