4 Tipe Gaya Kerja Karyawan, Anda Masuk Yang Mana?

Tipe Kerja Karyawan
(c) mandansetengah.blogspot.com

Manusia, merupakan makhluk Tuhan yang paling kreatif. Memiliki ribuan ide untuk memecahkan masalah yang dihadapinya. Sehingga jika Anda memperhatikan lingkungan sekitar, tentu saja cukup sulit untuk menemukan kesamaan karyawan yang satu dengan yang lain. Selain itu, faktor budaya dan lingkungan tempat belajar dari masing-masing karyawan dapat menghasilkan kreatifitas yang berbeda, sehingga berpengaruh kepada tipe gaya kerja mereka.

Tidak semua orang mampu memahami gaya kerja, karakter, sehingga seringkali dapat menimbulkan kesalahpahaman. Selain itu, dalam menghadapi karyawan yang memiliki gaya kerja berbeda dengan Anda diperlukan keterampilan berkomunikasi untuk meminimalisir kesalahan informasi yang diterima. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan untuk memahami gaya kerja satu sama lain.

Ada 4 tipe gaya kerja karyawan yang perlu Anda ketahui, yaitu prioritizer, planner, arranger, dan visualizer.

Prioritizer

Prioritizer adalah tipe karyawan yang to the point dan tidak suka basa-basi. Dalam bekerja mereka selalu menginginkan anggota tim menyampaikan informasi dengan jelas dan akurat. Dengan gaya kerja mereka yang demikian, biasanya mereka memiliki kecepatan kerja yang luar biasa, baik dalam melakukan koordinasi hingga menyelesaikan pekerjaan. Namanya juga prioritizer, tentu saja langkah awal yang mereka lakukan adalah menyusun prioritas dari pekerjaan yang akan diselesaikan. Dan semua itu dilakukan dengan cara cepat dan tegas. Mungkin jika Anda masih belum mengenal karyawan yang memiliki tipe prioritizer, Anda akan mengira dia sedang marah dengan Anda.

Planner

Planner adalah tipe karyawan yang penuh dengan perencanaan, well-organized, dan detail. Dalam menghadapi tipe planner ada baiknya Anda lebih banyak bertanya. Karena sebagian tipe planner tidak ingin rencana yang telah dirancang, berantakan hanya karena 1-2 orang yang tidak berjalan sesuai dengan instruksi atau kesepakatan rapat. Karyawan tipe planner selalu menyediakan langkah antisipasi. Namun demikian, apabila karyawan tipe planner dihadapkan dengan situasi diluar dari apa yang sudah direncanakan, Ia akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Tentu saja sangat berbeda dengan tipe prioritizer yang cukup berani mengambil langkah yang berbeda.

Arranger

Arranger adalah tipe karyawan yang sangat supportif, ekspresif, emosional, dan intuitif. Jadi, dalam pendekatan yang Anda lakukan, tidak ada salahnya jika Anda melakukan basa-basi sekedar menanyakan kabar, hingga kemajuan progress kerja yang telah dilakukan. Menyusun kalimat yang tepat untuk menyampaikan pendapat dan keluhan harus Anda lakukan sebagai partner kerja dari karyawan tipe arranger untuk meminimalisir munculnya konflik.

Visualizer

Visualizer adalah tipe karyawan yang lebih mudah memahami informasi dalam bentuk visual. Bagi Anda yang memiliki rekan atau bawahan dengan tipe visualizer Anda dapat menyajikan berbagai data dalam bentuk visual. Misalnya saja dalam presentasi yang Anda lakukan ingin menjelaskan tentang kegiatan CSR sosialisasi kesadaran untuk bersekolah. Maka Anda dapat menampilkan grafik atau diagram mengenai data-data tingkat pendidikan tertinggi yang dicapai dari penduduk tujuan CSR, mata pencaharian mereka, rata-rata jumlah kepala keluarga, dan sebagainya. Dengan demikian, tipe visualizer akan mampu memahami informasi dan data yang Anda sajikan.
Tentu saja dengan memahami karakter gaya kerja partner maupun bawahan Anda dapat meningkatkan efektifitas kerja di dalam tim dan meminimalisir munculnya konflik.

Jadi, Anda termasuk tipe karyawan yang bagaimana? :D

Similar Posts

  • Moment yang Paling Dinantikan Oleh Karyawan

    Setiap orang pasti memiliki saat-saat yang paling dinantikan. Begitu juga halnya dengan karyawan. Karyawan yang tergabung dalam sebuah perusahaan, dan ikut serta memeras keringat, tentu saja selalu memiliki motivasi yang dapat menggerakkan untuk bekerja. Tinggi…

  • Tanggung Jawab dan Tugas Asisten Apoteker

    Tanggung Jawab dan Tugas Asisten Apoteker  | Mendapatkan obat di Indonesia cukup mudah. Ada apotek yang dikelola oleh seorang Apoteker dan asistennya. Praktisi farmasi ini dibekali dengan ijazah dan kemampuan yang sesuai dengan Registrasi dan…

  • 7 Alasan Kenapa Pengangguran Semakin Banyak

    Setiap tahunnya lahir ribuan lulusan sarjana dari berbagai perguruan tinggi yang tersebar di Indonesia. Bahkan, Organization for Economic Co-operation Development (OECD) memprediksikan pada tahun 2020 Indonesia bakal menjadi pemilik sarjana terbanyak kelima di dunia. Sayangnya,…

  • Prospek Kerja Lulusan Farmasi

    Sekarang ini jurusan farmasi mulai bermuncul di beberapa universitas maupun politeknik kesehatan. Karena prospek kerja lulusan farmasi ini cukup banyak dibutuhkan. Jadi buat kamu yang memang tertarik untuk mengenyam pendidikan di jurusan farmasi tidak perlu…

  • Antara Fresh Graduate vs Karyawan Senior

    Beberapa kategori jobseeker, ada yang masuk dalam golongan fresh graduate dan karyawan senior. Pembagian tersebut bukan berarti freshgraduate jauh lebih buruk dibandingkan karyawan senior maupun sebaliknya. Pada masing-masing kategori tersebut tentu saja memiliki kelebihan dan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *