Tips

Cara Kerja di Australia Secara Mandiri

Bekerja di Australia menjadi impian bagian sebagian orang di Indonesia. Selain menawarkan pengalaman internasional, Australia juga memiliki lingkungan kerja yang teratur, perlindungan pekerja yang jelas, dan peluang kerja di berbagai bidang.

Kabar baiknya, kita tidak selalu membutuhkan agen untuk mewujudkan rencana tersebut. Kita bisa mencari lowongan, menyiapkan dokumen, membuat akun imigrasi, hingga mengajukan visa sendiri.

Namun, cara kerja di Australia secara mandiri bukan berarti kita bisa langsung membeli tiket, masuk menggunakan visa turis, lalu mencari pekerjaan. Kita tetap harus memilih visa yang sesuai dan memastikan visa tersebut memberikan izin kerja.

Dalam artikel ini, saya akan membahas langkah-langkahnya secara realistis, mulai dari menentukan jalur visa hingga mengurus kebutuhan setelah tiba di Australia.

Disclaimer: Aturan, biaya, daftar pekerjaan, kuota, dan persyaratan visa dapat berubah. Selalu periksa kembali informasi melalui situs resmi Department of Home Affairs Australia sebelum mengajukan permohonan.

Apakah Bisa Kerja di Australia Tanpa Agen?

Bisa. Pemerintah Australia tidak mewajibkan kita menggunakan agen untuk mengajukan visa kerja.

Kita dapat mengurus proses melalui platform resmi seperti ImmiAccount dan SkillSelect. Kita juga dapat mencari pekerjaan langsung melalui situs lowongan, LinkedIn, halaman karier perusahaan, atau jaringan profesional.

Mengurus sendiri biasanya membuat biaya persiapan lebih ringan. Kita tidak perlu membayar biaya konsultasi dan pengurusan yang kadang cukup besar.

Meski begitu, kita harus siap membaca aturan dengan teliti. Kesalahan memilih jenis visa, kode pekerjaan, atau dokumen pendukung dapat membuat proses lebih panjang. Bahkan, kesalahan informasi yang serius dapat memengaruhi keputusan visa.

Menurut saya, mengurus sendiri cocok bagi orang yang:

  • Mau mempelajari aturan visa.
  • Bisa menyiapkan dokumen dengan rapi.
  • Mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris.
  • Tidak mudah percaya dengan tawaran kerja.
  • Siap memeriksa informasi melalui sumber resmi.

Jika kasus kita cukup rumit, kita tetap dapat meminta bantuan profesional. Pastikan pihak yang membantu memiliki kewenangan dan identitas yang dapat diverifikasi.

Baca juga : Perhatikan Hal Ini Agar Sukses Bekerja di Luar Negeri

Tentukan Tujuan Kerja di Australia

Sebelum mencari lowongan, tentukan dahulu tujuan utama kita.

Apakah kita ingin bekerja sambil berlibur selama satu tahun? Apakah kita ingin membangun karier profesional? Atau kita ingin mencari jalur menuju izin tinggal tetap?

Tujuan tersebut menentukan jenis visa yang perlu kita kejar.

Secara umum, ada tiga tujuan yang sering dimiliki pelamar Indonesia.

1. Bekerja sambil berlibur

Jalur ini biasanya cocok untuk anak muda yang memenuhi persyaratan Work and Holiday Visa subclass 462.

Pemegang visa dapat tinggal sementara, berlibur, dan bekerja untuk membiayai perjalanan. Jalur ini sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin merasakan pengalaman kerja di Australia tanpa langsung mengejar migrasi permanen.

2. Membangun karier sebagai tenaga terampil

Jalur ini cocok bagi orang yang memiliki pendidikan, pengalaman, dan profesi yang dibutuhkan Australia.

Pelamar biasanya perlu mengikuti skills assessment, tes bahasa Inggris, sistem poin, serta proses Expression of Interest atau EOI.

3. Mendapatkan sponsor perusahaan

Pada jalur ini, perusahaan Australia menawarkan posisi dan bersedia melakukan proses nominasi atau sponsor.

Jalur sponsor lebih mungkin kita dapatkan ketika memiliki keahlian khusus, pengalaman relevan, kemampuan bahasa Inggris, dan profesi yang sulit diisi tenaga kerja lokal.

Pilihan Visa untuk Kerja di Australia

Tidak ada satu jenis visa yang cocok untuk semua orang. Usia, pendidikan, pengalaman, profesi, kemampuan bahasa Inggris, dan tujuan tinggal akan memengaruhi pilihan kita.

Berikut beberapa jalur yang paling sering dipertimbangkan.

Work and Holiday Visa Subclass 462

Work and Holiday Visa subclass 462 memberi kesempatan kepada pemegang paspor dari negara tertentu, termasuk Indonesia, untuk berlibur sekaligus bekerja sementara di Australia.

Untuk pemegang paspor Indonesia, persyaratan dasarnya mencakup usia 18 sampai 30 tahun. Pelamar pertama juga harus mengajukan permohonan dari luar Australia serta memenuhi persyaratan lain seperti pendidikan, kemampuan bahasa Inggris, kesehatan, karakter, dan dana awal.

Visa ini cocok bagi orang yang ingin mencoba bekerja di Australia tanpa langsung mengikuti jalur migrasi tenaga terampil.

Namun, Work and Holiday Visa bukan visa kerja permanen. Tujuan utamanya tetap untuk liburan, sedangkan pekerjaan membantu pemegang visa membiayai perjalanan.

Pemegang Working Holiday Maker umumnya hanya boleh bekerja maksimal enam bulan dengan satu pemberi kerja, kecuali memenuhi pengecualian atau memperoleh izin sesuai ketentuan yang berlaku.

Status kuota Indonesia terbaru

Australia menetapkan kuota tahunan untuk first Work and Holiday Visa dari Indonesia.

Berdasarkan halaman resmi Home Affairs yang diperbarui pada 3 Juli 2026, kuota Indonesia untuk tahun program 2026–2027 berjumlah 5.000 visa. Pada pembaruan tersebut, status permohonan Indonesia masih paused dan pemerintah Australia menyatakan pembukaan akan dilakukan pada waktu berikutnya dalam tahun program tersebut.

Status paused tidak sama dengan closed.

  • Open berarti permohonan dapat diajukan.
  • Paused berarti penerimaan permohonan berhenti sementara dan dapat dibuka kembali.
  • Closed berarti kuota tahun tersebut sudah terpenuhi dan pelamar harus menunggu tahun program berikutnya.

Karena status dapat berubah, kita perlu memeriksa halaman country caps secara rutin. Jangan hanya mengandalkan informasi dari grup media sosial.

Bisakah memperpanjang Work and Holiday Visa?

Pemegang subclass 462 berpeluang mengajukan visa tahun kedua atau ketiga jika memenuhi syarat pekerjaan tertentu.

Untuk memperoleh kesempatan tahun kedua, pemegang visa umumnya perlu menyelesaikan setidaknya tiga bulan pekerjaan subclass 462 yang ditentukan. Jenis pekerjaan, industri, dan wilayahnya harus mengikuti ketentuan Home Affairs.

Jangan menganggap semua pekerjaan di perkebunan atau wilayah regional otomatis memenuhi syarat. Periksa jenis pekerjaan, kode pos, bukti pembayaran, payslip, dan identitas pemberi kerja sejak awal.

Skilled Independent Visa Subclass 189

Visa subclass 189 ditujukan untuk tenaga terampil yang memperoleh undangan dari pemerintah Australia.

Visa ini tidak mewajibkan sponsor perusahaan atau nominasi negara bagian. Pemegang visa yang berhasil melalui jalur points-tested dapat tinggal dan bekerja secara permanen di Australia.

Sebelum mendapatkan undangan, kita perlu:

  1. Memastikan profesi masuk dalam daftar yang sesuai.
  2. Menjalani skills assessment.
  3. Mengikuti tes bahasa Inggris.
  4. Menghitung poin.
  5. Membuat Expression of Interest melalui SkillSelect.
  6. Menunggu undangan.
  7. Mengajukan visa setelah menerima undangan.

Visa 189 sangat menarik, tetapi persaingannya juga tinggi. Mendapatkan nilai minimum belum tentu membuat kita langsung memperoleh undangan.

Skilled Nominated Visa Subclass 190

Visa subclass 190 juga menggunakan sistem poin, tetapi kita membutuhkan nominasi dari pemerintah negara bagian atau teritori Australia.

Visa ini memberikan status permanent resident kepada tenaga terampil yang mendapatkan nominasi dan memenuhi seluruh persyaratan.

Setiap negara bagian dapat menetapkan kriteria berbeda. Contohnya dapat mencakup:

  • Profesi prioritas.
  • Pengalaman kerja.
  • Nilai bahasa Inggris.
  • Tempat tinggal saat mengajukan permohonan.
  • Tawaran kerja.
  • Komitmen tinggal di negara bagian tersebut.

Karena kriterianya berbeda, jangan hanya memeriksa persyaratan visa dari pemerintah federal. Kita juga perlu membaca persyaratan negara bagian yang ingin dituju.

Skilled Work Regional Visa Subclass 491

Visa subclass 491 ditujukan untuk tenaga terampil yang ingin tinggal dan bekerja di wilayah regional Australia.

Jalur ini membutuhkan nominasi negara bagian atau dukungan anggota keluarga yang memenuhi persyaratan. Visa 491 bersifat sementara atau provisional, bukan langsung permanent resident.

Banyak orang langsung mengabaikan wilayah regional karena hanya ingin bekerja di Sydney, Melbourne, atau Brisbane. Padahal, daerah regional dapat membuka peluang yang lebih luas untuk profesi tertentu.

Namun, kita tetap harus mempertimbangkan ketersediaan pekerjaan, transportasi, tempat tinggal, cuaca, dan biaya hidup di wilayah tujuan.

Skills in Demand Visa Subclass 482

Skills in Demand atau SID subclass 482 merupakan jalur visa kerja sementara berbasis sponsor perusahaan.

Visa SID menggantikan Temporary Skill Shortage atau TSS visa pada 7 Desember 2024.

Dalam jalur ini, perusahaan harus menominasikan pelamar untuk posisi terampil. Pelamar juga perlu memiliki keterampilan yang sesuai dan memenuhi persyaratan bahasa Inggris serta ketentuan lainnya.

Artinya, kita tidak dapat mengajukan visa 482 secara mandiri tanpa keterlibatan perusahaan sponsor.

Langkah pertama yang perlu kita lakukan adalah mencari perusahaan yang:

  • Membutuhkan keahlian kita.
  • Memiliki hak atau kesiapan untuk menjadi sponsor.
  • Bersedia melakukan nominasi.
  • Menawarkan posisi yang memenuhi persyaratan visa.
  • Memberikan gaji dan kondisi kerja sesuai aturan.

Jangan menawarkan uang kepada perusahaan agar mereka mau memberikan sponsor. Fair Work menjelaskan bahwa meminta, menawarkan, atau memberikan keuntungan sebagai imbalan sponsor visa merupakan tindakan ilegal.

Visa 186 dan 494

Selain visa di atas, Australia juga memiliki jalur sponsor lain, seperti:

  • Employer Nomination Scheme subclass 186.
  • Skilled Employer Sponsored Regional subclass 494.

Subclass 186 dapat menjadi jalur permanent resident melalui nominasi perusahaan, sedangkan subclass 494 mengarah pada pekerjaan di wilayah regional.

Persyaratan kedua visa tersebut berbeda dari subclass 482. Karena itu, jangan menganggap semua perusahaan sponsor dapat menggunakan jenis visa yang sama.

Cara Memilih Visa yang Paling Sesuai

Saya menyarankan kita tidak memilih visa hanya berdasarkan cerita keberhasilan orang lain.

Seseorang mungkin berhasil melalui Work and Holiday Visa karena usianya masih memenuhi syarat. Orang lain mungkin berhasil melalui subclass 189 karena memiliki profesi prioritas dan poin tinggi. Kondisi mereka belum tentu sama dengan kita.

Gunakan beberapa pertanyaan berikut untuk menilai pilihan.

Berapa usia saya?

Usia sangat menentukan untuk Work and Holiday Visa serta memengaruhi poin pada jalur skilled migration.

Jika usia kita tidak memenuhi persyaratan subclass 462, fokuslah pada jalur tenaga terampil, sponsor perusahaan, studi, atau visa lain yang benar-benar sesuai.

Apa pendidikan terakhir saya?

Beberapa jalur visa menilai tingkat pendidikan. Profesi tertentu juga mensyaratkan pendidikan formal, pelatihan, registrasi, atau lisensi.

Berapa lama pengalaman kerja saya?

Pengalaman kerja dapat memengaruhi hasil skills assessment, poin, dan ketertarikan perusahaan.

Pengalaman yang relevan biasanya lebih berharga daripada sekadar jumlah tahun kerja. Perusahaan ingin melihat apa yang kita kerjakan, tanggung jawab yang kita pegang, dan hasil yang pernah kita capai.

Apakah profesi saya dibutuhkan?

Periksa skilled occupation list dan ketentuan visa yang sedang kita incar. Daftar pekerjaan untuk visa 189 belum tentu sama dengan daftar untuk visa sponsor atau visa regional. Home Affairs menjelaskan bahwa daftar pekerjaan yang berbeda berlaku untuk jenis visa yang berbeda.

Seberapa baik bahasa Inggris saya?

Tes bahasa Inggris bukan sekadar formalitas visa.

Kita membutuhkan bahasa Inggris untuk:

  • Membaca kontrak.
  • Mengikuti wawancara.
  • Memahami instruksi keselamatan.
  • Berkomunikasi dengan rekan kerja.
  • Menyampaikan masalah.
  • Mengurus tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari.

Skor tes yang memenuhi syarat belum tentu membuat kita lancar berbicara. Karena itu, latih juga komunikasi praktis untuk dunia kerja.

Mengenal Sistem Poin dan SkillSelect

Visa 189, 190, dan 491 menggunakan sistem berbasis poin.

Pelamar perlu membuat Expression of Interest atau EOI melalui SkillSelect sebelum dapat menerima undangan mengajukan visa.

Home Affairs menetapkan ambang minimum 65 poin untuk ketiga jalur tersebut. Poin berasal dari beberapa faktor, antara lain:

  • Usia.
  • Pengalaman kerja.
  • Pendidikan.
  • Kemampuan bahasa Inggris.
  • Kualifikasi pasangan.
  • Studi atau pengalaman tertentu di Australia.
  • Nominasi negara bagian untuk jalur yang relevan.

Mencapai 65 poin tidak menjamin kita memperoleh undangan. Jumlah undangan, profesi, kuota, dan persaingan juga memengaruhi peluang.

Setelah memperoleh undangan, pelamar memiliki waktu 60 hari untuk mengajukan visa melalui ImmiAccount. Karena waktunya terbatas, siapkan dokumen penting sebelum menerima undangan.

Lakukan Skills Assessment dengan Benar

Skills assessment merupakan penilaian untuk membuktikan bahwa pendidikan dan pengalaman kita sesuai dengan standar profesi di Australia.

Lembaga yang melakukan penilaian berbeda-beda berdasarkan pekerjaan. Sebagai contoh, profesi di bidang teknologi, teknik, perdagangan, akuntansi, kesehatan, dan pendidikan dapat memiliki lembaga penilai masing-masing.

Kesalahan yang sering terjadi adalah memilih kode pekerjaan hanya berdasarkan nama jabatan.

Nama jabatan “marketing specialist”, “web developer”, atau “project manager” di perusahaan Indonesia belum tentu memiliki tugas yang sama dengan definisi pekerjaan di Australia.

Periksa beberapa hal berikut:

  • Deskripsi resmi profesi.
  • Tugas utama.
  • Tingkat pendidikan.
  • Lama pengalaman.
  • Bukti pekerjaan.
  • Persyaratan lembaga penilai.
  • Dokumen keuangan atau penggajian.

Surat pengalaman kerja sebaiknya menjelaskan jabatan, periode kerja, jumlah jam kerja, status pekerjaan, tugas, serta identitas perusahaan.

Siapkan Dokumen Sejak dari Indonesia

Mengurus dokumen lebih mudah ketika kita masih berada di Indonesia.

Dokumen yang mungkin perlu kita siapkan antara lain:

  • Paspor yang masih berlaku.
  • KTP.
  • Kartu keluarga.
  • Akta kelahiran.
  • Ijazah.
  • Transkrip nilai.
  • Surat pengalaman kerja.
  • Kontrak kerja lama.
  • Slip gaji.
  • Rekening koran.
  • Bukti pembayaran pajak.
  • Sertifikat profesi.
  • Hasil tes bahasa Inggris.
  • Surat keterangan kepolisian.
  • Dokumen perubahan nama jika ada.
  • Bukti dana.
  • Dokumen pasangan dan anak.
  • Terjemahan dokumen.

Tidak semua visa meminta seluruh dokumen tersebut. Namun, menyimpannya sejak awal dapat mempercepat proses ketika kita membutuhkannya.

Pastikan semua informasi konsisten. Tanggal kerja pada CV, surat pengalaman, slip gaji, dan formulir visa sebaiknya tidak saling bertentangan.

Buat CV dengan Format yang Mudah Dibaca

CV menjadi pintu awal sebelum perusahaan membaca pengalaman kita lebih jauh.

Gunakan format sederhana dan profesional. Kita tidak perlu membuat desain yang terlalu ramai.

Struktur CV dapat mencakup:

  1. Nama dan informasi kontak.
  2. Ringkasan profesional.
  3. Keahlian utama.
  4. Pengalaman kerja.
  5. Pendidikan.
  6. Sertifikasi.
  7. Proyek atau pencapaian.
  8. Referensi jika diminta.

Hindari memasukkan informasi pribadi yang tidak relevan, seperti nomor KTP, agama, status pernikahan, atau data keluarga.

Fokuslah pada pengalaman dan hasil.

Jangan hanya menulis:

Bertanggung jawab mengelola website perusahaan.

Tuliskan informasi yang lebih jelas:

Mengelola 12 website WordPress, melakukan pembaruan keamanan, optimasi kecepatan, dan pemeliharaan rutin dengan tingkat ketersediaan layanan 99,9%.

Angka dan hasil konkret membantu perusahaan memahami kemampuan kita.

Sesuaikan CV dengan Setiap Lowongan

Kesalahan umum pelamar adalah mengirim CV yang sama ke puluhan perusahaan.

Cara tersebut memang cepat, tetapi hasilnya sering tidak maksimal.

Baca deskripsi pekerjaan dan cari kata-kata penting seperti:

  • Required skills.
  • Qualifications.
  • Responsibilities.
  • Experience.
  • Licence.
  • Certification.
  • Work rights.
  • Visa sponsorship.
Baca juga :   Tips Meningkatkan Kemampuan Diri Dalam Bekerja

Sesuaikan ringkasan profesional, daftar keahlian, serta pengalaman yang paling relevan. Jangan memasukkan kata kunci secara berlebihan. Pastikan semua informasi tetap benar.

Buat Cover Letter yang Tidak Terlalu Umum

Cover letter membantu kita menjelaskan alasan melamar dan nilai yang bisa kita berikan.

Cover letter yang baik tidak hanya mengatakan bahwa kita pekerja keras dan mampu bekerja dalam tim.

Jelaskan:

  • Posisi yang kita lamar.
  • Pengalaman paling relevan.
  • Masalah yang dapat kita bantu selesaikan.
  • Alasan tertarik dengan perusahaan.
  • Status hak kerja atau kebutuhan sponsor.
  • Kesiapan mengikuti wawancara.

Sampaikan status visa secara jujur. Jangan mengaku memiliki full working rights jika kita belum memilikinya.

Cara Mencari Lowongan Kerja di Australia

Kita dapat mulai mencari pekerjaan sejak masih berada di Indonesia.

Salah satu sumber resmi yang dapat digunakan adalah Workforce Australia. Platform tersebut menyediakan pencarian pekerjaan berdasarkan kata kunci, industri, dan lokasi.

Selain itu, kita dapat menggunakan:

  • LinkedIn Jobs.
  • Portal lowongan kerja Australia.
  • Halaman karier perusahaan.
  • Recruitment agency.
  • Komunitas profesi.
  • Grup diaspora yang kredibel.
  • Acara karier dan job fair.
  • Jaringan teman atau mantan rekan kerja.

Jangan hanya mencari kata “kerja di Australia untuk orang Indonesia”. Gunakan nama profesi dalam bahasa Inggris.

Sebagai contoh:

  • WordPress developer.
  • Web administrator.
  • Digital marketing specialist.
  • Civil engineer.
  • Registered nurse.
  • Chef.
  • Motor mechanic.
  • Electrician.
  • Aged care worker.
  • Software engineer.
  • Construction project manager.

Tambahkan lokasi untuk mempersempit hasil, misalnya:

  • Web developer Perth.
  • Chef Adelaide.
  • Mechanic regional Queensland.
  • Civil engineer Western Australia.

Kata Kunci untuk Mencari Pekerjaan dengan Sponsor

Untuk mencari perusahaan yang mempertimbangkan tenaga asing, gunakan variasi kata kunci berikut:

  • Visa sponsorship.
  • Employer sponsorship.
  • 482 sponsorship.
  • Skills in Demand sponsorship.
  • Overseas applicants.
  • International applicants.
  • Relocation assistance.
  • Sponsorship available.
  • Employer sponsored position.
  • Regional sponsorship.

Contohnya:

  • chef visa sponsorship Australia
  • software engineer 482 sponsorship
  • mechanic sponsorship regional Australia
  • registered nurse overseas applicants Australia

Namun, tulisan “sponsorship available” belum tentu berarti perusahaan akan mensponsori semua pelamar.

Perusahaan biasanya mempertimbangkan sponsor jika pelamar memiliki kemampuan yang sulit mereka dapatkan dari pasar tenaga kerja lokal.

Periksa Persyaratan Work Rights

Banyak lowongan menulis persyaratan seperti:

  • Australian citizen.
  • Permanent resident.
  • Full working rights.
  • Valid working visa.
  • No sponsorship available.

Jika lowongan menyatakan tidak menyediakan sponsorship, jangan memaksa perusahaan kecuali profil kita benar-benar sangat sesuai dan perusahaan membuka ruang komunikasi.

Kita tetap dapat melamar lowongan yang meminta valid working visa apabila kita sudah memiliki visa dengan hak kerja yang sesuai.

Gunakan VEVO untuk memeriksa kondisi dan hak kerja pada visa. Fair Work juga menyarankan pemegang visa memeriksa detail dan ketentuan visanya melalui VEVO.

Persiapkan Wawancara Kerja

Perusahaan Australia dapat melakukan wawancara melalui telepon atau video call.

Latih jawaban untuk beberapa pertanyaan umum:

  • Tell me about yourself.
  • Why do you want to work with us?
  • What experience do you have?
  • Tell us about a difficult problem you solved.
  • What are your current work rights?
  • Will you require visa sponsorship?
  • When can you relocate?
  • Why are you interested in Australia?

Gunakan metode STAR ketika menjelaskan pengalaman:

  • Situation: Situasi yang kita hadapi.
  • Task: Tanggung jawab kita.
  • Action: Tindakan yang kita lakukan.
  • Result: Hasil yang kita capai.

Jangan menghafal jawaban kata demi kata. Cukup pahami poin utama agar jawaban terdengar alami.

Cara Menjelaskan Kebutuhan Sponsor

Sampaikan kebutuhan sponsor dengan jujur dan profesional.

Contohnya:

I am currently based in Indonesia and would require employer sponsorship to work in Australia. My experience closely matches the role, and I am available for an online interview.

Kita juga dapat menanyakan pada akhir wawancara:

Does the company consider visa sponsorship for candidates with relevant experience?

Jangan langsung membuka percakapan dengan tuntutan sponsor. Tunjukkan dahulu kecocokan kemampuan kita dengan posisi tersebut.

Periksa Perusahaan Sebelum Menerima Tawaran

Penipu sering menggunakan impian bekerja di luar negeri untuk meminta uang.

Sebelum menerima tawaran, periksa:

  • Nama legal perusahaan.
  • Australian Business Number atau ABN.
  • Alamat kantor.
  • Situs resmi.
  • Nomor telepon.
  • Profil LinkedIn.
  • Nama perekrut.
  • Domain email.
  • Isi kontrak.
  • Posisi dan lokasi kerja.
  • Rincian gaji.
  • Jam kerja.
  • Potongan biaya.
  • Jenis visa yang digunakan.

Waspadai email yang mengatasnamakan perusahaan besar tetapi menggunakan alamat gratis atau domain yang salah eja.

Hubungi perusahaan melalui kontak di situs resminya untuk memastikan perekrut tersebut benar-benar bekerja di sana.

Jangan Membayar untuk Mendapatkan Sponsor

Sponsor visa bukan produk yang boleh diperjualbelikan.

Fair Work menyatakan bahwa meminta atau memberikan uang sebagai imbalan sponsor atau pekerjaan yang membutuhkan sponsor merupakan tindakan ilegal. Contohnya termasuk perusahaan yang meminta pelamar membayar sejumlah uang atau mengembalikan sebagian gaji setiap minggu agar sponsor tetap berjalan.

Kita mungkin tetap perlu membayar biaya sah, seperti:

  • Tes bahasa Inggris.
  • Skills assessment.
  • Pemeriksaan kesehatan.
  • Terjemahan.
  • Surat kepolisian.
  • Biaya pengajuan visa.
  • Tiket perjalanan.

Namun, berhati-hatilah jika seseorang meminta pembayaran dengan alasan:

  • Membeli slot pekerjaan.
  • Menjamin sponsor.
  • Mengamankan kontrak.
  • Mempercepat keputusan visa.
  • Menjamin permanent residency.
  • Membayar kuota perusahaan.

Tidak ada pihak yang dapat menjamin visa pasti disetujui.

Mengurus Visa Melalui ImmiAccount

Setelah menentukan visa, kita biasanya mengurus permohonan melalui ImmiAccount.

Secara umum, langkahnya meliputi:

  1. Membuat akun.
  2. Memilih jenis visa.
  3. Mengisi data pribadi.
  4. Mengisi riwayat pendidikan dan pekerjaan.
  5. Mengunggah dokumen.
  6. Membayar biaya.
  7. Mengikuti pemeriksaan kesehatan jika diminta.
  8. Memberikan biometrik jika diminta.
  9. Menanggapi permintaan dokumen tambahan.
  10. Menunggu keputusan.

Untuk jalur 189, 190, dan 491, kita perlu membuat EOI melalui SkillSelect sebelum mengajukan visa. Setelah menerima undangan, barulah kita mengirim permohonan melalui ImmiAccount.

Isi semua data secara jujur. Jangan membuat pengalaman kerja, memalsukan rekening, mengubah hasil tes, atau membeli surat pengalaman.

Berapa Biaya Kerja ke Australia Secara Mandiri?

Tidak ada satu angka yang berlaku untuk semua orang.

Biaya bergantung pada jalur visa, profesi, kota tujuan, jumlah anggota keluarga, dan lama persiapan.

Kita perlu menghitung beberapa kelompok biaya.

Biaya persiapan visa

Biaya ini dapat mencakup:

  • Paspor.
  • Tes bahasa Inggris.
  • Skills assessment.
  • Pemeriksaan kesehatan.
  • Surat kepolisian.
  • Penerjemahan dokumen.
  • Biaya pengajuan visa.
  • Sertifikasi atau registrasi profesi.

Biaya keberangkatan

Siapkan dana untuk:

  • Tiket pesawat.
  • Bagasi.
  • Asuransi.
  • Akomodasi sementara.
  • Deposit tempat tinggal.
  • Transportasi lokal.
  • Kartu SIM.
  • Makanan.
  • Perlengkapan kerja.
  • Dana darurat.

Dana hidup sebelum menerima gaji

Kita mungkin tidak langsung bekerja setelah tiba. Bahkan ketika sudah memiliki kontrak, perusahaan dapat membayar gaji mingguan, dua mingguan, atau sesuai siklus penggajian mereka.

Jangan menggunakan seluruh dana untuk tiket dan biaya visa. Sisakan uang untuk kebutuhan beberapa minggu pertama.

Biaya visa dapat berubah. Periksa visa pricing estimator atau halaman biaya resmi Home Affairs sebelum melakukan pembayaran.

Persiapan Sebelum Berangkat

Setelah visa disetujui, jangan langsung berangkat tanpa rencana.

Siapkan beberapa hal berikut:

  • Visa grant letter.
  • Salinan paspor.
  • Salinan kontrak kerja.
  • Alamat tempat tinggal sementara.
  • Kontak perusahaan.
  • Kontak darurat.
  • Dokumen pendidikan.
  • Surat pengalaman kerja.
  • SIM dan dokumen pendukung.
  • Obat pribadi.
  • Dana darurat.
  • Asuransi yang sesuai.
  • Pakaian sesuai cuaca.

Simpan dokumen dalam bentuk fisik dan digital. Gunakan penyimpanan cloud yang aman agar kita tetap dapat mengaksesnya jika ponsel atau laptop hilang.

Hal yang Perlu Diurus Setelah Tiba

Setelah tiba di Australia, ada beberapa kebutuhan administratif yang perlu kita urus.

Tax File Number

Tax File Number atau TFN merupakan nomor identifikasi untuk urusan pajak.

ATO menyediakan pengajuan TFN secara gratis. Cara pengajuan bergantung pada status residensi dan kondisi pemohon. Pemegang paspor asing, migran permanen, serta pengunjung sementara tertentu dapat mengajukan melalui layanan yang sesuai.

Jangan membayar orang hanya untuk mengurus TFN apabila kita sebenarnya dapat mengajukannya sendiri.

Rekening bank

Rekening bank memudahkan perusahaan membayar gaji. Bandingkan biaya administrasi, akses ATM, aplikasi, dan persyaratan identitas sebelum memilih bank.

Nomor telepon Australia

Nomor lokal membantu komunikasi dengan perusahaan, pemilik tempat tinggal, bank, dan layanan pemerintah.

Superannuation

Superannuation atau super merupakan dana pensiun yang perusahaan bayarkan untuk pekerja yang memenuhi syarat.

Pekerja sementara juga dapat menerima super. Dalam kondisi tertentu, pekerja yang telah meninggalkan Australia dapat mengajukan pembayaran kembali melalui mekanisme yang berlaku.

Tempat tinggal

Jangan langsung membayar sewa jangka panjang sebelum memeriksa tempatnya.

Waspadai penipuan tempat tinggal yang meminta transfer deposit sebelum kita melihat properti atau memverifikasi identitas pemilik.

Pahami Hak Pekerja Migran

Pemegang visa dan pekerja migran memiliki hak serta perlindungan kerja yang sama dengan pekerja lain di Australia.

Hak tersebut mencakup:

  • Upah minimum.
  • Kondisi kerja.
  • Hak cuti sesuai status pekerjaan.
  • Perlindungan dari diskriminasi.
  • Pemberitahuan pemutusan kerja.
  • Pembayaran akhir.
  • Payslip.
  • Superannuation bagi pekerja yang memenuhi syarat.

Fair Work menegaskan bahwa hukum ketenagakerjaan Australia berlaku bagi pekerja migran tanpa membedakan status migrasinya.

Perusahaan juga wajib memberikan payslip setiap kali membayar pekerja. Kita dapat memeriksa standar upah berdasarkan pekerjaan melalui Pay and Conditions Tool milik Fair Work.

Simpan bukti berikut:

  • Kontrak.
  • Jadwal kerja.
  • Catatan jam kerja.
  • Payslip.
  • Rekening bank.
  • Percakapan dengan atasan.
  • Bukti potongan gaji.
  • Bukti pembayaran super.

Bukti tersebut sangat berguna jika terjadi masalah.

Perusahaan Tidak Bisa Membatalkan Visa

Atasan mungkin mengancam akan membatalkan visa ketika pekerja menolak perlakuan tidak adil.

Ancaman tersebut tidak tepat. Hanya Department of Home Affairs yang dapat memberikan, menolak, atau membatalkan visa. Perusahaan tidak memiliki kewenangan tersebut.

Pemegang visa juga dapat meminta informasi atau bantuan kepada Fair Work. Fair Work menyatakan bahwa visa tidak akan dibatalkan hanya karena pekerja menghubungi mereka untuk meminta bantuan.

Tanda-Tanda Penipuan Kerja Australia

Hentikan proses dan lakukan pemeriksaan ulang jika menemukan beberapa tanda berikut:

  • Pelamar langsung diterima tanpa wawancara.
  • Gaji terlalu tinggi untuk pekerjaan sederhana.
  • Perusahaan meminta biaya sponsor.
  • Perekrut meminta transfer ke rekening pribadi.
  • Perekrut meminta pembayaran menggunakan kripto.
  • Kontrak tidak mencantumkan identitas perusahaan.
  • Alamat perusahaan tidak jelas.
  • Email menggunakan domain mencurigakan.
  • Perekrut menjamin visa pasti disetujui.
  • Pelamar diminta bekerja menggunakan visa yang tidak memberikan hak kerja.
  • Perusahaan ingin menahan paspor.
  • Pemberi kerja tidak mau memberikan payslip.
  • Gaji harus dikembalikan sebagian kepada sponsor.
  • Pelamar diminta memalsukan pengalaman kerja.

Tekanan untuk membayar dengan cepat juga menjadi tanda bahaya. Penipu sering mengatakan bahwa lowongan atau kuota akan hilang dalam beberapa jam.

Kesalahan yang Sering Dilakukan Pelamar

Hanya fokus pada gaji

Gaji tinggi memang menarik, tetapi kita juga perlu menghitung pajak, sewa, transportasi, makanan, dan biaya hidup.

Memilih visa berdasarkan tren

Jangan memilih Work and Holiday Visa, visa skilled, atau visa sponsor hanya karena sedang ramai dibahas.

Tidak membaca aturan visa

Setiap visa memiliki kondisi berbeda. Periksa hak kerja, batas waktu, kewajiban, dan larangan melalui VEVO.

Mengirim lamaran secara massal

Lamaran yang tidak sesuai biasanya mudah ditolak. Prioritaskan kualitas dan relevansi.

Memalsukan pengalaman

Perusahaan dan lembaga penilai dapat memeriksa dokumen, referensi, serta riwayat pekerjaan.

Menganggap agen bisa menjamin visa

Agen hanya dapat membantu proses. Keputusan tetap berada pada pemerintah Australia.

Terlalu terpaku pada kota besar

Peluang di kota besar memang banyak, tetapi persaingannya juga tinggi. Pertimbangkan wilayah regional jika sesuai dengan profesi dan visa.

Berangkat tanpa dana darurat

Proses mencari pekerjaan bisa membutuhkan waktu. Jangan mengandalkan pinjaman atau gaji yang belum tentu langsung masuk.

Urutan Cara Kerja di Australia Secara Mandiri

Agar lebih mudah, berikut urutan yang dapat kita ikuti.

1. Tentukan tujuan

Pilih antara bekerja sementara, membangun karier, mendapatkan sponsor, atau mengejar permanent residency.

2. Periksa kelayakan visa

Nilai usia, pendidikan, profesi, pengalaman, bahasa Inggris, dan kondisi keluarga.

3. Periksa daftar pekerjaan

Pastikan profesi kita sesuai dengan jenis visa yang ingin dipilih.

4. Tingkatkan bahasa Inggris

Persiapkan tes sekaligus kemampuan komunikasi kerja.

5. Siapkan dokumen

Kumpulkan dokumen pribadi, pendidikan, pekerjaan, dan keuangan.

6. Jalani skills assessment

Lakukan langkah ini jika visa atau profesi mewajibkannya.

7. Buat CV dan cover letter

Gunakan format yang jelas dan sesuaikan dengan lowongan.

8. Cari pekerjaan

Gunakan Workforce Australia, portal lowongan, LinkedIn, halaman perusahaan, dan jaringan profesional.

9. Ikuti wawancara

Jelaskan pengalaman, kemampuan, status visa, dan kebutuhan sponsor secara jujur.

10. Periksa kontrak

Pastikan posisi, gaji, jam kerja, lokasi, sponsor, dan tanggung jawab tertulis dengan jelas.

11. Ajukan visa

Gunakan SkillSelect dan ImmiAccount sesuai jalur yang dipilih.

12. Tunggu keputusan

Hindari membuat keputusan finansial besar sebelum memperoleh kepastian visa.

13. Persiapkan keberangkatan

Siapkan tempat tinggal, dana darurat, dokumen, dan kebutuhan awal.

14. Urus administrasi setelah tiba

Ajukan TFN, buka rekening bank, aktifkan nomor telepon, dan pahami superannuation.

15. Catat jam dan pembayaran

Simpan kontrak, payslip, jadwal, serta bukti pembayaran.

Apakah Lulusan SMA Bisa Kerja di Australia?

Lulusan SMA tetap dapat menemukan jalur tertentu, tetapi pilihannya bergantung pada visa dan jenis pekerjaan.

Work and Holiday Visa subclass 462 memiliki persyaratan pendidikan khusus yang harus diperiksa berdasarkan kewarganegaraan pelamar. Jalur tenaga terampil juga dapat meminta kualifikasi, pengalaman, sertifikasi, atau lisensi tertentu.

Beberapa profesi perdagangan lebih menilai keterampilan teknis dan pengalaman, tetapi pelamar tetap perlu memenuhi skills assessment dan persyaratan visa.

Jadi, lulusan SMA tidak otomatis tidak bisa bekerja di Australia. Namun, jangan menganggap semua lowongan dapat memberikan sponsor tanpa pendidikan atau pengalaman yang relevan.

Apakah Usia di Atas 30 Tahun Masih Bisa Kerja di Australia?

Bisa.

Batas usia 30 tahun berlaku untuk Work and Holiday Visa subclass 462 bagi pemegang paspor Indonesia, bukan untuk seluruh jenis visa kerja.

Pelamar berusia di atas 30 tahun masih dapat mempertimbangkan visa skilled, sponsor perusahaan, regional, atau jalur lain sesuai profilnya.

Beberapa visa skilled tetap memiliki batas usia tertentu. Karena itu, periksa persyaratan masing-masing visa sebelum mengeluarkan biaya.

Apakah Bisa Mencari Kerja dari Indonesia?

Bisa. Bahkan, saya menyarankan kita memulai pencarian sebelum berangkat.

Kita dapat:

  • Mengirim CV.
  • Mengikuti wawancara daring.
  • Menghubungi perekrut.
  • Membuat jaringan profesional.
  • Meneliti kota tujuan.
  • Memeriksa kebutuhan sponsor.
  • Membandingkan gaji dan biaya hidup.

Namun, pelamar yang belum memiliki hak kerja dapat menghadapi persaingan lebih berat. Banyak perusahaan lebih memilih kandidat yang sudah berada di Australia dan memiliki izin kerja.

Untuk mengatasinya, tonjolkan keahlian khusus, pengalaman, sertifikasi, dan hasil kerja yang sulit ditemukan pada kandidat lain.

Apakah Harus Memiliki IELTS?

Tidak selalu IELTS. Jenis tes bahasa Inggris yang diterima dapat berbeda berdasarkan visa, profesi, dan lembaga penilai.

Home Affairs menerima tes tertentu sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk subclass 482, pelamar utama perlu membuktikan standar kemampuan bahasa Inggris melalui hasil tes yang ditentukan, kecuali memperoleh pengecualian. Tes online tertentu juga tidak diterima untuk kebutuhan visa.

Periksa kembali jenis tes, masa berlaku, skor setiap komponen, dan aturan terbaru sebelum mendaftar.

Apakah Semua Perusahaan Bisa Memberikan Sponsor?

Tidak.

Perusahaan harus memenuhi kewajiban tertentu untuk menjadi sponsor dan melakukan nominasi. Posisi serta pelamarnya juga harus memenuhi persyaratan visa.

Bahkan perusahaan yang pernah memberikan sponsor belum tentu bersedia mensponsori semua posisi.

Sponsor biasanya lebih realistis ketika:

  • Perusahaan sulit menemukan pekerja lokal.
  • Profesi memenuhi persyaratan.
  • Pelamar memiliki pengalaman kuat.
  • Kemampuan pelamar sesuai kebutuhan perusahaan.
  • Gaji memenuhi ketentuan.
  • Perusahaan siap menjalani proses administrasi.

Apakah Kerja di Australia Secara Mandiri Realistis?

Cara kerja di Australia secara mandiri sangat realistis, tetapi prosesnya tidak selalu cepat.

Work and Holiday Visa dapat menjadi pilihan menarik bagi pelamar muda yang memenuhi persyaratan. Jalur skilled migration cocok bagi tenaga profesional yang memiliki profesi relevan, hasil skills assessment, bahasa Inggris, dan poin kompetitif. Sementara itu, jalur sponsor lebih cocok bagi orang yang memiliki kemampuan yang benar-benar dibutuhkan perusahaan.

Hal terpenting adalah memilih jalur berdasarkan profil sendiri.

Jangan tergoda jalan pintas, sponsor berbayar, dokumen palsu, atau janji visa pasti disetujui. Gunakan sumber resmi, siapkan dokumen dengan rapi, tingkatkan bahasa Inggris, dan bangun pengalaman yang relevan.

Mengurus sendiri memang membutuhkan waktu dan ketelitian. Namun, proses tersebut membuat kita lebih memahami hak, kewajiban, biaya, dan risiko sebelum memulai kehidupan kerja di Australia.

Bagikan artikel ini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.