CV Lamaran Kerja
image via www.hongkiat.com

Mari Membuat Resume/CV Lamaran Kerja Yang Menarik Minat Perusahaan

Curriculum Vitae atau Resume atau yang lebih dikenal sebagai Riwayat Hidup sangat penting saat Anda melamar pekerjaan. Keberadaan CV ini sebagai cermin atau mewakili diri Anda sebelum pihak perusahaan benar-benar memanggil untuk interview.

Oleh sebab itu, jangan sembarangan ketika membuat CV lamaran kerja. Anda perlu memperhatikan berbagai hal agar informasi yang ada pada diri Anda bisa diterima dan memikat hati pihak perusahaan. Nantinya Anda pun bakal dilirik untuk dipanggil interview.

Bisa dikatakan CV atau Resume ini ibarat kemasan sebuah produk. Misalnya Anda pergi ke toko, lalu melihat dua produk yang sama tapi kemasan berbeda. Yang satu kemasannya biasa saja, yang satu sangat menarik dan lengkap, otomatis Anda akan memilih yang kedua. Nah, dalam membuat CV pun seperti itu. Jadi mari mulai sekarang perhatikan cara membuat cv yang baik dan benar.

Yang pertama perlu Anda ketahui adalah mengenal CV itu sendiri. Apa sih itu CV?

CV atau Resume merupakan dokumen yang berisi tentang latar belakang diri Anda. Kaitannya dengan pekerjaan, maka CV menjelaskan tentang siapa diri Anda, lalu keahlian apa yang Anda punya, bagaimana pendidikan Anda, pencapaian apa yang telah Anda dapatkan. Intinya CV adalah gambaran dari diri Anda dan pengalaman Anda.

Kenapa harus memakai CV? Seberapa pentingkah CV?

Anda mungkin akan bertanya-tanya, kenapa sih kalau melamar kerja harus menyertakan CV, kan nanti bisa diinformasi pas interview?

Nah, CV itu sangat penting bagi perusahaan. Pihak HR atau perusahaan sangat membutuhkan CV sebelum mereka memanggil Anda untuk interview. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa CV adalah gambaran diri Anda. Jadi pihak perusahaan bisa menilai diri Anda terlebih dahulu dari CV yang Anda sertakan.

Tidak hanya dari sisi konten CV nya saja, tapi bagaimana Anda membuat atau mengemas CV itu juga menjadi perhatian.

Bagi perusahaan yang sedang mencari calon pegawai yang berhubungan dengan teknik, keberadaan CV ini sangat membantu sekali. Biasanya di CV akan diinformasi portfolio karya dari pelamar, nah pihak perusahaan pun bisa menilai tingkat kemampuan dari pelamar tersebut. Misalnya ada lowongan programmer, lalu Anda memang ahli dalam bidang tersebut, di CV anda sertakan portfolio proyek yang pernah Anda kerjakan. Maka itu yang akan menjadi nilai plus dari Anda dimata perusahaan.

CV atau Resume itu ada beberapa jenis! Pilih yang sesuai

Tahukah Anda jika CV itu ada dua jenis, yakni :

  1. CV atau Resume berdasarkan Kronologis
    Ini adalah jenis CV yang banyak digunakan orang. CV yang isinya berisi latar belakang, lalu dimulai dari jenjang pendidikan mulai SD sampai pendidikan terakhir, dilanjutkan pengalaman kerja pertama hingga terakhir, lalu keahlian secara umum. CV semacam ini akan berguna untuk pihak perusahaan melihat bagaimana perkembangan karir Anda. Dan biasanya CV seperti ini adalah CV yang mengalami pembaharuan ketika pelamar mendapatkan pengalaman baru.
  2. CV atau Resume berdasarkan Keahlian
    Lalu yang kedua ini biasanya digunakan untuk pelamar yang akan melamar pada posisi di bagian teknis, seperti programmer, desain grafis, mekanik, dll. Informasi seperti latar belakang, pendidikan akan diinformasi secara umum saja atau biasanya pendidikan akan diinformasi pendidikan terakhir saja. Dan yang lebih detail adalah soal keahlian. Nah, biasanya CV semacam ini juga sangat relavan dengan apa yang dilamar. Jadi pelamar memang memiliki keahlian di posisi yang akan dilamarnya. Misalnya saja melamar pekerjaan di posisi Web Programmer. Di posisi ini, sangat dibutuhkan informasi keahlian seperti PHP, CSS, Javascript, dll. Semuanya sangat detail.

Sekarang tinggal Anda menyesuaikan membuat CV yang bagaimana. Dan pastikan sesuai dengan posisi yang Anda pekerjaan yang Anda lamar.

Lalu selanjutnya yang tak kalah penting adalah soal konten dari CV itu sendiri.

Apa saja sih yang harus ada dalam CV?

Bagi Anda yang kadang masih bingung membuat CV itu isinya apa saja atau yang sudah terbiasa, yuk baca ini lagi, siapa tahu ada bagian yang terlupakan.

#Data Diri

Yang pertama adalah data diri atau latar belakang diri Anda. Di bagian ini Anda bisa menginformasi : Nama Lengkap, Alamat Lengkap, Umur, Status, Nomor Telepon, E-Mail, Akun Social Media jika ada seperti Facebook, Twitter, LinkedIn dan Blog, lalu identitas pribadi Anda lainnya. Jangan lupa untuk mencantumkan pas foto terbaru Anda.

#Riwayat Pendidikan

Selanjutnya adalah bagian latar belakang pendidikan. Jika Anda ingin secara kronologis, bisa mencantumkan pendidikan sejak SD, tapi jika tidak ingin terlalu panjang, bisa dimulai dari SMA/K ke atas. Apabila Anda pernah mengikuti pendidikan non formal bisa diinformasikan, terlebih jika itu sesuai dengan pekerjaan yang Anda lamar. Misalnya Anda akan melamar untuk posisi Desain Grafis, kebetulan Anda pernah mengikuti kursus desain, cantumkan saja.

#Pengalaman Kerja

Bagian ini akan menjadi penilaian pihak perusahaan terhadap karir Anda. Kalau ternyata Anda tipe orang yang gonta-ganti pekerjaan, maka akan terlihat di bagian ini. Tetap isi sesuai dengan kenyataan diri Anda. Kalau pun Anda berbohong, nanti bakal ketahuan ketika interview. Bagi Anda yang baru lulus (fresh graduate) bisa diisi pengalaman kerja magang atau pengalaman mengikuti kegiatan baik dari kampus atau pihak luar.

#Keahlian

Di era sekarang ini, perusahaan sangat memperhatikan keahlian apa yang Anda miliki daripada jenjang pendidikan Anda. Ini serius. Bahkan saya pernah menemui beberapa lowongan pekerjaan yang tidak mensyaratkan adanya ijazah. Ini artinya riwayat pendidikan tidak diperhitungkan, dan yang penting adalah memiliki keahlian dan sikap yang baik.

Untuk itu informasikan keahlian apa saja yang Anda miliki, terlebih yang sesuai dengan posisi pekerjaan yang Anda lamar. Berikan juga indikator penilaian terhadap keahlian Anda tersebut, sehingga pihak perusahaan bisa lebih mudah menilai tingkat keahlian yang Anda kuasai.

Perlu Anda ketahui, untuk pekerjaan kantoran, keahlian penggunakan perangkat komputer sangat penting. Jadi, usahakan Anda menguasai komputer, minimal tahu penggunakan aplikasi office.

#Pelatihan Yang Pernah Diikuti

Jika Anda pernah mengikuti pelatihan, sebaiknya diinformasi pada CV Anda. Pelatihan ini akan mengukur tentang wawasan Anda dan kemampuan organisasi Anda. Ya meskipun tidak menjadi patokan utama, tapi paling tidak ini akan menambah nilai positif untuk diri Anda di mata perusahaan. Apalagi pelatihannya memang sesuai dengan pekerjaan yang dilamar.

#Prestasi Yang Pernah Didapatkan

Apabila pernah mendapatkan prestasi, bisa juga dicantumkan di CV. Prestasi ini bisa prestasi dalam hal pekerjaan, pendidikan atau yang lainnya. Dengan memiliki prestasi yang positif, membuat Anda akan layak dipanggil interview.

Lalu bagaimana membuat CV yang menarik itu?

Ada beberapa poin yang bisa Anda terapkan agar semua data-data di atas tadi bisa disusun ke dalam CV yang menarik.

#Buat CV yang Rapi dan Mudah Dibaca

Sekarang itu kan eranya teknologi, buatlah CV pakai komputer jangan ditulis tangan. Kalau tidak bisa komputer ya minta bantuan siapa yang bisa. Dengan diketik lewat komputer maka CV akan terlihat rapi dan tentunya mudah dibaca. Tapi perlu diperhatikan juga ketika membuat CV lewat komputer. Agar mudah dibaca, perhatikan pemilihan font, ukuran font, spacing, dan margin.

Sehingga CV Anda akan enak untuk dibaca.

#Informasi Harus Lengkap

Nah di bagian atas tadi sudah dijelaskan mengenai apa-apa saja yang harus ada dalam CV, masukkan itu semua dalam CV, tapi disesuaikan dengan kebutuhan juga. Intinya harus lengkap tapi tetap sederhana. Dan yang paling penting adalah informasi tersebut ditulis berdasarkan kondisi nyata, jujur.

#Konsisten Dalam Karir

Ini cocok untuk Anda yang baru memulai karir. Usahakan memilih karir yang sesuai dengan bidang atau latar belakang pendidikan Anda. Dan konsisten di bidang tersebut apabila mencari pekerjaan baru. Karena selain menandakan konsistensi Anda juga memperlihatkan bahwa Anda spesialis di bidang tersebut. Dan inilah yang perusahaan cari, seorang yang spesialis.

#Ringkas

Jangan membuat CV seperti membuat makalah yang berlembar-lembar. Benar Anda harus memberikan informasi yang lengkap, tapi semua itu bisa disusun secara ringkas dan garis umumnya saja. CV yang baik maksimal 2 halaman, dan akan lebih baik lagi jika bisa disusun dalam satu halaman. Jadi Anda cukup mengirimkan 1 halaman beripa surat lamaran kerja, dan 1 halaman berupa CV. Silahkan cari referensi membuat desain CV yang ringkas, atau jika Anda mau bisa pesan ke saya dengan menghubungi melalui halaman kontak agar saya buatkan desain CV yang ringkas dan menarik.

#Attitude Yang Baik

Ingat, attitude juga menjadi poin penilaian Anda. Dalam CV, attitude bisa dinilai dari cara penulisan yang menggunakan bahasa formal dan apabila mengirim via email juga menggunakan tata cara yang sopan.

Itu beberapa hal yang bisa Anda jadikan referensi untuk membuat Resume / CV lamaran kerja yang mampu menarik perusahaan. Jika ada pertanyaan silahkan kirim melalui kolom komentar di bawah. Dan jangan lupa share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat.

S Adi Firmansyah

S Adi Firmansyah

Creative Blogger. Ingin sharing pengalaman profesi kerja kamu? Bisa dikirimkan sekarang juga di sini Kirim Artikel Sekarang!

Website - - Twitter - Facebook - LinkedIn - IG

You may also like...