Karyawan Setia
(c) http://www.faithresources.com/

Pilih Karyawan Setia atau Kutu Loncat?

Dalam bekerja, mungkin diantara Anda sudah memiliki impian untuk menjalani karir yang seperti apa, sekaligus beberapa fasilitas yang ingin Anda peroleh dari tempat kerja. Namun demikian, sebelum kita menuju pembahasan yang lebih jauh, kita perlu melihat dua macam karyawan, yaitu karyawan setia dan karyawan kutu loncat.

Karyawan setia merupakan karyawan yang menetap dalam sebuah perusahaan dan memiliki masa kerja lebih dari 3 tahun. Sedangkan karyawan kutu loncat merupakan karyawan yang sering berpindah tempat kerja dan memiliki masa kerja kurang dari 3 tahun.

Jika Anda saat ini sedang mengawali karir di sebuah tempat, mungkin artikel ini bisa menjadi penambah wawasan mengenai beberapa hal seperti mengapa ada karyawan setia dan ada yang kutu loncat, keuntungan dan kekurangan antara karyawan setia dengan karyawan kutu loncat, serta beberapa tips sebelum memutuskan untuk menjadi karyawan setia atau karyawan kutu loncat yang sukses.

Mengapa ada karyawan setia dan ada karyawan kutu loncat?

Pada dasarnya, penyebab awal dari munculnya dua jenis karyawan tersebut adalah dalam proses penetapan karir yang mereka inginkan dan lokasi kerja yang diinginkan. Terkadang ada jobseeker yang mencari pekerjaan pada suatu posisi atas dasar coba-coba, dan ketika menjalani, ternyata tidak sesuai dengan apa yang diharapkan, maka yang terjadi adalah dalam waktu yang singkat Ia akan resign.

Namun berbeda dengan jobseeker yang sudah menetapkan karir secara matang. Rata-rata jobseeker yang sudah menetapkan karir tersebut akan menjadi karyawan yang setia. Sehingga cukup dapat dipertimbangan untuk menjalani promosi jabatan sesuai dengan apa yang sudah ditargetkan.

Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan akan menjadi karyawan yang seperti apa, maka untuk selanjutnya Anda perlu mengenali keuntungan dan kekurangan antara karyawan setia dengan karyawan kutu loncat.

Apa keuntungan dan kekurangan antara karyawan setia dengan karyawan kutu loncat?

Tentu saja ada beberapa keuntungan dan kekurangan antara karyawan setia dengan karyawan kutu loncat, berikut beberapa penjabarannya:

  1. Keuntungan karyawan setia, adalah akan memperoleh kenaikan gaji secara berkala, ditambah lagi jika memiliki prestasi dan penilaian kerja yang baik. Maka Anda dapat memperoleh gaji yang cukup jauh berbeda dengan range gaji yang Anda terima pada awal masuk kerja.
  2. Keuntungan karyawan setia, adalah ketika ada promosi jabatan dan kinerja Anda dinilai cukup baik oleh atasan, maka Anda memiliki kemungkinan besar untuk diikut sertakan dalam prosesnya.
  3. Keuntungan karyawan setia, adalah jika perusahaan memberikan tunjangan-tunjangan seperti bonus 5 tahunan, cuti panjang, dan sebagainya, Anda dapat menikmati segala fasilitas tersebut. Yaa…hitung-hitung jerih payah Anda terbayar sudah saat memperoleh hak-hak Anda
  4. Keuntungan karyawan kutu loncat, adalah memiliki pengalaman terkait dengan sistem perusahaan yang berbeda-beda dan jika Anda seorang karyawan yang fast learner maka Anda dapat memperoleh berbagai macam ilmu dalam waktu yang singkat.
  5. Keuntungan karyawan kutu loncat, adalah Ada kemungkinan karir yang Anda inginkan lebih cepat tercapai, dari pada Anda harus menjadi karyawan setia dan menunggu posisi jabatan tujuan Anda promosi kosong. Namun demikian, tentu saja Anda harus sekuat tenaga untuk menunjukkan performa yang optimal.
  6. Kekurangan karyawan Setia, dari segi pengalaman dan ilmu, tidak menutup kemungkinan akan lebih banyak diperoleh karyawan kutu loncat. Mengapa demikian, pada karyawan setia kebanyakan dari mereka hanya mengalami sebuah sistem yang tetap, dan termasuk zona nyaman.
  7. Kekurangan karyawan kutu loncat, perusahaan akan mengalami kesulitan untuk mengenal komitmen Anda. Mereka akan berpikir untuk melakukan proses rekruitmen dan seleksi dalam waktu yang singkat, dan dengan cara yang tidak gampang untuk memperoleh SDM yang berkualitas.

Tips trik yang mungkin dapat Anda gunakan:

  1. Tetapkan karir yang matang jika Anda ingin menjadi karyawan setia, dan berprestasilah agar Anda menjadi karyawan yang diperhitungkan oleh perusahaan.
  2. Carilah lingkungan kerja yang menyenangkan apapun bentuk pilihan karyawan yang Anda inginkan. Dengan lingkungan kerja yang menyenangkan, maka Anda dapat mempelajari banyak hal dan bersemangat dalam bekerja
  3. Bagi Anda yang menginginkan karyawan kutu loncat, tetapkan target di setiap tempat kerja baru yang menjadi tujuan Anda. Misalnya, gaji yang meningkat pada tempat berikutnya, atau posisi yang meningkat pada tempat kerja Anda yang ke dua atau ke tiga.
  4. Perluas channel agar Anda dapat meningkatkan pengetahuan seputar profesi Anda sehingga Anda dapat selalu menjadi karyawan yang berkualitas

Demikianlah uraian mengenai karyawan setia dengan karyawan kutu loncat. Semoga dapat memberikan gambaran kepada Anda dan memperjelas karir apa yang Anda inginkan.

S Adi Firmansyah

S Adi Firmansyah

Creative Blogger. Ingin sharing pengalaman profesi kerja kamu? Bisa dikirimkan sekarang juga di sini Kirim Artikel Sekarang!

Website - - Twitter - Facebook - LinkedIn - IG

You may also like...

  • sangat bermanfaat artikelnya, bagaimana kalau untuk karyawan sendiri?
    thanks
    wadiyo @blog manajemen keuangan