Merantau Ke Jakarta
Image via okezone.com

Jika Kamu Akan Merantau ke Jakarta, Tips Ini Akan Membantumu

Entah kenapa Jakarta masih saja menjadi pusat pencarian kerja paling utama, khususnya bagi anak-anak muda di penjuru Indonesia. Apakah di daerah tidak ada pekerjaan yang sesuai atau hanya untuk gengsi semata. Tapi dari apa yang aku lihat, Jakarta menjanjikan penghasilan dan pengalaman yang luar biasa jika dibanding bekerja di daerahnya sendiri.

Apalagi pasca lebaran nanti, beuh…para pegawai yang mudik, besok membawa sanak saudaranya yang masih nganggur di daerah lalu diajak ke Jakarta.

Tapi kawan, Jakarta itu tidak seperti yang kita bayangkan. Jakarta memang menjanjikan gaji yang besar, tapi itu hanya untuk orang-orang yang benar-benar punya skill dan kompetensi yang mumpuni. Jika kamu ngelamar kerja di Jakarta hanya bermodal dengkul, lebih baik urungkan niat. Ini bukannya menakut-nakuti ataupun sok memprediksi rejeki. Bukan…bukan itu. Tetapi ini adalah sebuah pengalaman. Tapi kalau kamu memang sudah mantap untuk merantau ke Jakarta, siapkan dirimu sekarang juga

1. Jakarta Itu Bukan Tempatnya Orang Malas

Jakarta kota yang tak pernah mati. Artinya dari pagi sampai pagi ada saja kesibukan dan keramaian di Jakarta. Lebih-lebih kondisi Jakarta yang semrawut, macet, mau nyebrang aja susah. Tentu buat yang mau bekerja di Jakarta harus ekstra semangat dan tidak malas-malasan. Di Jakarta tempat untuk kerja bukan untuk main atau gengsi semata. Kalau kamu orangnya malas-malasan, lebih baik urungkan niat atau perbaiki diri. Di Jakarta akan banyak pengalaman yang kamu dapat, jika malas, kamu hanya akan menjadi budak pengalaman orang lain.

2. Persiapkan Mentalmu

Buat warga Jakarta yang sudah bertahun-tahun tinggal di Jakarta mungkin sudah biasa dengan iklim kerja maupun gaya hidup orang-orangnya. Namun, buat kamu yang baru perdana merantau ke Jakarta, mempersiapkan Mental adalah hal utama. Tidak siap mental, bakal tidak betah di Jakarta. Ingat ya, persiapkan mentalmu, bukan mantanmu!

3. Bawa Duit Yang Cukup Tapi Nggak Perlu Berlebihan

Kalau kamu terbiasa beli ini itu murah ketika di daerahmu, jangan kaget kalau di Jakarta harganya lebih mahal. Bawalah duit yang cukup untuk memenuhi kebutuhanmu di Jakarta selama 1-3 bulan. Nggak usah sok-sokan makan yang mahal, cari aja warteg yang harganya cukup murah. Hemat…hemat..hemat. Yang penting selama 1-3 bulan masih bisa memenuhi kebutuhan primermu. Untuk selanjutkan kamu bisa memutar duit gaji yang kamu peroleh.

4. Jangan Lupa Nyari Tempat Tinggal

Hey, jangan sampai ketika sudah tiba di Jakarta kamu bingung mau tidur dimana. Sebelumnya pastikan kamu sudah nyari tempat tinggal jika nggak mau jadi gelandangan. Kamu bisa nyari kost, kontrakan, atau apartemen. Usahakan nyari tempat tinggal yang deket sama tempat kerja mu. Supaya kamu bisa hemat biaya transportasi dan juga nggak kena macet dan kesemrawutan Jakarta.

5. Jangan Sampai Nggak Tau Transportasinya

Tak Kenal Maka Tak Mudeng. Bersyukurlah kalau kamu dapat kost yang deket dengan tempat kerja, jadinya kamu cukup jalan kaki saja dan nggak perlu kemana-mana. Tapi kalau kamu dapat kost yang jauh, apa boleh buat? Kamu pun harus mengenali daerah-daerah di Jakarta dan yang lebih utama adalah transportasinya. Kenali rute Trans Jakarta, terus KRL nya, atau mungkin Kopaja nya. Kalau kamu pakai smartphone Android, Download saja Aplikasi “Komuta” itu bakal membantu kamu buat milih Rute Trans Jakarta.

6. Cari Teman Sebanyak Mungkin

Beruntunglah jika kamu ada saudara atau rekan dekat di Jakarta. Tapi kalau kamu emang baru seorang diri di sana, lebih baik cari teman baru sebanyak mungkin. Namun, kamu juga harus selektif dulu kalau memilih teman, ingat ini Jakarta, jangan sampai kamu terlena dengan teman barumu yang mengajak hal yang tidak-tidak. Dengan memiliki teman baru di Jakarta, kamu bisa saling sharing dan tanya soal kehidupan di sana. Sehingga kamu lebih cepat beradaptasinya.

7. Kenali Kehidupan Jakarta

Ketika kamu sudah menginjakan kaki di Jakarta untuk beberapa tahun ke depan, itu artinya kamu juga harus beradaptasi dengan kondisi di sana. Kamu harus kenal Jakarta itu gimana, tapi kamu nggak perlu terlena. Tetaplah menjadi diri kamu dan bawalah ciri daerahmu di sana. Cukup kamu ketahui saja apa-apa yang ada di Jakarta sehingga kamu bisa memilih mana yang baik mana yang buruk untuk dilakukan.

Jika kamu adalah Anime Lover, kamu pasti sudah pernah nonton film One Piece, dan Jakarta itu seperti Grand Line. Kamu nggak bisa memprediksi cuaca, kamu nggak bisa membayangkan kapan macet. Di situ kamu harus mulai menjadi pribadi yang terus bergerak dan pandai membaca situasi. Jangan sampai kamu terbawa situasi karena kelengahanmu.  Kalau udah tahu jam 7-9 pagi itu pasti macet, ya nggak usah ngomel, kalau udah tau jam 4-7 sore itu macet lagi, ya nggak usah ngomel lagi.

Masih banyak pengalaman berharga yang bisa kamu dapatkan di Jakarta daripada harus mengomeli keadaan yang sudah jelas memang begitu adanya. Tetaplah menjadi pribadi yang mensyukuri keadaan, dan akan lebih baik jika bisa memperbaiki keadaan.

Dan yang lebih penting, kamu harus lebih sabar. Jangan menjadi pribadi yang cepat emosi kalau di Jakarta. Ingatlah bapak ibu mu di kampung halaman yang menunggumu pulang  disaat lebaran.

———————————————–
Beberapa poin di atas adalah hasil interview singkat dengan Muhammad Darul Mukhlasin, Seorang Blogger Asal Tuban yang sedang merantau ke Jakarta. Jika kamu memiliki tips lain yang ingin disampaikan, silahkan kirim artikelmu sekarang juga.

S Adi Firmansyah

S Adi Firmansyah

Creative Blogger. Ingin sharing pengalaman profesi kerja kamu? Bisa dikirimkan sekarang juga di sini Kirim Artikel Sekarang!

Website - - Twitter - Facebook - LinkedIn - IG

You may also like...