Sertifikasi IT Yang Bikin Anda Sukses Mantap Berprofesi di Bidang IT

Sertifikasi IT

RUANGPEGAWAI.com – Katanya sih profesi di bidang IT menawarkan gaji yang tinggi. Tetapi faktanya banyak juga pegawai perusahaan IT yang tidak bisa mendapatkan iming-iming itu. Ya, wajar sih, karena kerja di bidang IT itu lebih dinilai skill daripada jenjang pendidikannya. Jenjang pendidikan itu hanya sebagai pelengkap saja.

Kalau sudah punya skill dewa, jangan kaget kalau profesi di bidang IT dapat mendatangkan pundi-pundi gaji yang melebihi ekspektasi. Apalagi jika Anda mengikuti sertifikasi bidang IT dan lulus dengan nilai yang maksimal. Pasti Anda akan sukses mantap berprofesi di bidang IT.

Kali ini Ruang Pegawai ingin sharing beberapa sertifikasi IT yang bisa dilakukan oleh para profesional bidang IT agar mendapatkan pengakuan dan tentunya dapat meng-upgrade skill yang dimiliki.

Berikut beberapa sertifikasi yang bisa diikuti :

#1 Cisco Certified Network Professional (CCNP)

Ngaku ahli dalam hal networking belum lengkap rasanya jika tak mengikuti sertifikasi ini. Sertifikasi ini akan menjawab kalau Anda memang ahli soal instalasi dan jaringan LAN/WAN. Keahlian teknis seperti melakukan routing, switching dan scalable networking akan menjadi santapan Anda saat mengikuti ujian sertifikasi ini.

Selain itu juga akan dihadapkan pada ujian troubleshooting bagaimana memaintenance dan memperbaiki jaringan yang trouble.

Untuk bisa mengikuti sertifikasi CNNP ini Anda harus merogoh kocek sekitar Rp 7 juta saja. Sedangkan masa aktif sertifikatnya berlaku hingga tiga tahun.

Tentu jika Anda sudah memiliki sertifikasi ini, nantinya akan mempermudah karir Anda ke depannya. Karena skill yang Anda miliki sudah tak diragukan lagi.

#2 CompTIA A+

Jika Anda ingin bekerja sebagai IT Officer dalam perusahaan besar, sertifikasi ini bisa Anda ambil. Karena salah satu job desc dari IT Officer adalah memperbaiki komputer baik hardware maupun software.

Sertifikasi CompTIA A+ ini bakal menunjukan kemampuan Anda dalam hal instalasi komputer, konfigurasi, diagnosa dan troubleshooting, serta pengelolaan jaringan skala kecil. Biasanya sertifikasi ini diambil sebagai batu loncatan ketika akan mengambil sertifikasi dari Microsoft maupun Novell.

Karena kedua sertifikasi tersebut menyarankan para peserta untuk memiliki dasar di bidang hardware dan software. Sertifikat CompTIA A+ lah yang bisa jadi pengakuannya.

Sertifikasi ini memiliki dua jenis ujian, yakni tertulis dan praktek. Untuk biaya sertifikasi sendiri sekitar Rp 2,6 juta dengan masa berlaku sertifikat hingga tiga tahun.

 

#3 Cisco Certified Network Associate (CCNA)

Owh ya, untuk sertifikasi CNNP pada poin nomor 1 itu lebih diperuntukan bagi level intermediate (menengah). Sedangkan sertifikasi CCNA ini diperuntukan bagi level novice (rendah). Aspek pembelajarannya juga masih seputar jaringan.

Biasanya yang mengikuti sertifikasi ini adalah para mahasiswa tingkat akhir, atau masyarakat umum. Mereka mengambil sertifikasi ini untuk digunakan portfolio dalam melamar kerja.

Baca juga : Untungnya Kuliah Di Jurusan IT, Setelah Lulus Kamu Bisa Ini

Tujuan akhir dari sertifikasi ini adalah melihat kemampuan seseorang dalam hal instalasi jaringan, switchingrouting, tetapi dalam skala kecil.

Proses sertifikasi ini hanya dilakukan dalam bentuk ujian tertulis dengan biaya sekitar Rp 4 juta dan berlaku hingga tiga tahun.

#4 Microsoft Certified Solutions Expert (MCSE)

Apabila Anda ingin berprofesi sebagai IT Consultant, System Analyst atau IT Staff pada sebuah perusahaan, sertifikasi ini bisa Anda ikuti. Nantinya sertifikasi ini akan menjadi acuan kemampuan Anda dalam hal sistem komputer, baik itu analisa jaringan, troubleshooting, dan teknis membangun sistem.

Karena sertifikasi ini dikeluarkan oleh Microsoft Corporation, fokus utama dari sertifikasi ini adalah tentang sistem operasi dari Microsoft itu sendiri.

Untuk tahap ujiannya, sertifikasi ini memang cukup banyak pilihannya. Karena disesuai dengan spesialisnya sendiri-sendiri. Mengenai biaya, sertifikasi MCSE bisa diikuti dengan biaya sekitar Rp 2,1 juta sedangkan masa berlaku sertifikat cukup lama yakni lima tahun.

#5 Project Management Professional (PMP)

Sertifikasi ini akan menjadi tolok ukur bahwa Anda telah mampu dalam memanage sebuah tim dalam proyek IT. Apabila Anda memiliki sertifikat ini, sangat mudah jika ingin menawarkan proyek-proyek IT di berbagai lembaga maupun perusahaan di seluruh dunia. Karena sertifikasi yang dilakukan oleh lembaga di Pennsylvania, Amerika Serikat ini memang sudah diakui banyak orang.

Sehingga ini tidak hanya akan menambah skill management Anda tetapi juga pengakuan banyak orang bahwa Anda bisa dipercaya untuk memimpi serta mengatur tim dalam proyek IT.

Untuk bisa mengikuti sertifikasi Anda cukup mengeluarkan biaya sekitar Rp 3,5 juta sampai Rp 8,3 juta dengan masa aktif sertifikat selama tiga tahun.

 

***

Jadi, apakah Anda berkeinginan untuk mengikuti salah satu dari beberapa sertifikasi IT di atas? Supaya nantinya Anda bisa memiliki skill yang mumpuni dan sukses mantap berprofesi di bidang IT. Selain itu juga mendapatkan pengakuan dari orang-orang yang terkait dengan profesi Anda. Tulis di kolom komentar mengenai pendapatmu!

S Adi Firmansyah

S Adi Firmansyah

Creative Blogger. Ingin sharing pengalaman profesi kerja kamu? Bisa dikirimkan sekarang juga di sini Kirim Artikel Sekarang!

Website - - Twitter - Facebook - LinkedIn - IG

1 Response

  1. ogen says:

    Sangat bermanfaat buat referensi saya ke depan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × 1 =