workers

Hindari Kebiasaan Buruk Supaya Tetap Sehat dan Lebih Produktif di Tempat Kerja

RuangPegawai.com – Menjaga kesehatan dapat meningkatkan konsentrasi dan kinerja, tetapi yang pertama adalah Anda harus mampu menghindari kebiasaan buruk terlebih dahulu.

Selama bertahun-tahun, kita telah mengadopsi gaya bekerja dan kebiasaan yang merugikan kesehatan fisik, mental dan emosional. Hal ini secara negatif mempengaruhi konsentrasi dan kinerja. Bukan berarti kita orang yang tidak bekerja keras. Permasalahannya adalah cara bekerja yang menimbulkan konflik antara apa yang diperlukan oleh pikiran dan tubuh .

Untuk mendapatkan tempat kerja yang lebih sehat, ada beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari.

1. Duduk saat bekerja

Anda telah membaca dan mendengar banyak informasi yang menyatakan bahwa duduk untuk waktu yang lama buruk bagi kesehatan Anda. Berdiri setiap 30 menit dan berjalan di sekitar meja kerja setiap setengah jam, bahkan mungkin hanya untuk beberpa menit sangat disarankan.

2. Menggunakan elevator

Elevator di gedung modern bisanya ditempatkan di depan dan di tengah gedung, yang merupakan desain uiversal untuk aksesibilitas untuk orang dengan kemampuan fisik yang berbeda. Akan tetapi untuk Anda yang tidak membutuhkan elvator, Anda kehilangan kesempatan untuk membuat pilihan yang lebih sehat.

Akan lebih bagus jika Anda menggunakan tangga sebagai salah satu cara untuk melemaskan otot-otot dan merangsang sirkulasi darah di dalam tubuh.

3. Makan dengan ceroboh

Anda sedang manghadapi makanan di depan Anda tetapi pikiran Anda sedang fokus ke hal lain, akibatnya Anda makan lebih cepat dan mengkonsumsi lebih banyak kalori dibandingkan jika Anda duduk tenang di meja makan dan memperhatikan dan menikmati apa yang sedang Anda makan. Yang lebih buruk adalah makan di meja kerja.

Kebiasaan in tidak hanya mendorong kebiasaan ceroboh saat makan tetapi juga akan mengganggu konsentrasi bekerja.

Anda disarankan untuk mengajak kolega Anda untuk makan siang bersama dan memanfaatkan waktu tersebut untuk saling berinteraksi tatap muka. Anda juga dapat bekerja sama dengan penyedia layanan makanan atau jasa catering setempat untuk memberikan pilihan menu yang lebih sehat untuk kantin maupun pada saat acara kantor atau pertemuan.

4. Menumpuk kertas

Tumpukan kerja di meja kerja dapat memicu debu dan tungau, khususnya jika Anda menghabiskan waktu duduk di sana bekerja selama ber jam-jam. Bagi banyak orang, kondisi ini dapat menimbulkan alergi dan asma yang serius.

Lebih baik menyimpan file dan memasang sistem penyimpanan dan pembuangan di satu tempat untuk mengurangi akses kertas dan dokumen yang tidak perlu diakses secara rutin. Bagian dari sistem itu mencakup sistem yang keseluruhannya digital dari awal hingga akhir.

5. Berkirim pesan hingga larut malam

Mungkin Anda berpikiran bahwa ini sangat mendesak dan penting, tetapi obrolan larut malam hanya akan meningkatka stress, mengurangi jam tidur dan berdampak pada produktivitas jangka panjang.

Akan lebih baik untuk menunggu hingga jam bisnis normal untuk membalas email, atau jika Anda harus menulis sesuatu, jangan mengirimkannnya hingga esok pagi atau jika Senin pagi jika Anda tidak bekerja di akhir pekan. Anda juga sebaiknya mempertimbangkan suatu alat untuk manajemen proyek atau komunikasi yang memungkinkan pekerjaan Anda lebih terorganisasi dengan baik.

6. Tidak berlibur

Sebuah survei mengatakan bahwa para pekerja di Amerika hanya memanfaatkan 51 persen waktu berlibur mereka meskipun tetap dibayar pada saat liburan tersebut. Bahkan 61 persen orang Amerika tetap bekerja pada saat liburan, meskipun mendapat komplain dari anggota keluarga.

Sangat disarankan untuk merencanakan waktu berlibur Anda jauh-jauh hari, memanfaatkan waktu yang sudah diberikan kepada Anda. Usahakan untuk menyingkirkan pikiran tetnang pekerjaan selama liburan dan nikmatilah. Anda memerlukan waktu untuk berlibur dan untuk penyegaran supaya Anda dapat lebih efektif dalam bekerja. Dan keluarga Anda akan lebih menyayangi Anda.

7. Tetap bekerja pada saat sakit

Jika Anda datang ke tempat kerja dalam keadaan sakit, Anda hanya akan menyebarkan virus kepada kolega Anda dan kemudian membuat mereka juga sakit. Yang kemudian akan mengurangi produktivitas perusahaan. Pada saat sakit lebih baik Anda meminta ijin memanfaatkan waktu secara secara cukup untuk beristirahat di rumah sehingga Anda akan kembali sehat pada saat kembali bekerja.

Cari pekerjaan sesuai dengan minat Anda di sini! Neuvoo Indonesia

S Adi Firmansyah

S Adi Firmansyah

Creative Blogger. Ingin sharing pengalaman profesi kerja kamu? Bisa dikirimkan sekarang juga di sini Kirim Artikel Sekarang!

Website - - Twitter - Facebook - LinkedIn - IG

You may also like...